Amran Lapor Prabowo: Stok Beras RI 5,2 Juta Ton Cukup untuk 324 Hari

SulawesiPos.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan, stok pangan Indonesia aman di tengah krisis dunia yang disebabkan perang antara AS-Israel dengan Iran.

Mentan Amran menyatakan stok beras saat ini sebanyak 4 juta ton dan akan bertambah menjadi 5 juta ton pada April 2026.

“Stok 11 komoditas strategis cukup baik, bahkan sangat baik, khususnya beras. kami laporkan. khusus beras hari ini, mencapai 4 juta ton dan kemungkinan bulan depan mencapai 5 juta ton, Bapak Presiden,” ungkap Mentan Amran saat melaporkan kondisi pangan nasional kepada Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Menurut Mentan Amran, stok tersebut cukup tinggi. Dengan stok beras tersebut, maka kecukupan pangan Indonesia bisa mencapai 324 hari.

“Ini tertinggi, cadangan kita. Ini cukup untuk 324 hari,” tegas Mentan.

“Sampai akhir tahun cukup, untuk beras,” tambahnya.

Amran menjelaskan, stok beras bisa mencapai 5,2 juta ton pada April 2026 beras.

Dia juga mengungkapkan, ekspor CPO Indonesia naik 6 juta ton.

Baca Juga: 
Hadapi Hujan Ekstrem, Kementan Bekali Penyuluh dan Petani Strategi Tanam Cerdas

Mentan Amran lalu memaparkan kinerja PDB sektor pertanian tertinggi selama 25 tahun yaitu 5,74%. Kemudian Nilai Tukar Petani (NTP) tertinggi selama 33 tahun.

Itu disebabkan karena kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menaikkan HPP Beras dan Gabah. Lalu menurunkan harga pupuk 20% yang tidak membebani keuangan negara.

“Itu saja Bapak Presiden, semua aman (untuk) sektor pangan,” tutupnya.

SulawesiPos.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan, stok pangan Indonesia aman di tengah krisis dunia yang disebabkan perang antara AS-Israel dengan Iran.

Mentan Amran menyatakan stok beras saat ini sebanyak 4 juta ton dan akan bertambah menjadi 5 juta ton pada April 2026.

“Stok 11 komoditas strategis cukup baik, bahkan sangat baik, khususnya beras. kami laporkan. khusus beras hari ini, mencapai 4 juta ton dan kemungkinan bulan depan mencapai 5 juta ton, Bapak Presiden,” ungkap Mentan Amran saat melaporkan kondisi pangan nasional kepada Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Menurut Mentan Amran, stok tersebut cukup tinggi. Dengan stok beras tersebut, maka kecukupan pangan Indonesia bisa mencapai 324 hari.

“Ini tertinggi, cadangan kita. Ini cukup untuk 324 hari,” tegas Mentan.

“Sampai akhir tahun cukup, untuk beras,” tambahnya.

Amran menjelaskan, stok beras bisa mencapai 5,2 juta ton pada April 2026 beras.

Dia juga mengungkapkan, ekspor CPO Indonesia naik 6 juta ton.

Baca Juga: 
Presiden Prabowo Panen Raya Padi di Karawang, Tegaskan Arah Pertanian Modern Indonesia

Mentan Amran lalu memaparkan kinerja PDB sektor pertanian tertinggi selama 25 tahun yaitu 5,74%. Kemudian Nilai Tukar Petani (NTP) tertinggi selama 33 tahun.

Itu disebabkan karena kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menaikkan HPP Beras dan Gabah. Lalu menurunkan harga pupuk 20% yang tidak membebani keuangan negara.

“Itu saja Bapak Presiden, semua aman (untuk) sektor pangan,” tutupnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru