SulawesiPos.com – Konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat masih terus berlangsung hingga hari kedelapan pada Sabtu (7/3/2026).
Di tengah meningkatnya ketegangan, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengumumkan bahwa negaranya tidak akan lagi menjadikan negara-negara Teluk sebagai target serangan.
Sebelumnya, Iran sempat meluncurkan serangan ke beberapa negara tetangga seperti Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, dan Oman dengan tujuan menyerang pangkalan serta aset militer Amerika Serikat di kawasan tersebut.
Namun kini Teheran menyatakan akan menghentikan serangan tersebut, kecuali jika terdapat serangan yang berasal dari wilayah negara-negara tetangga.
Masoud Pezeshkian juga menyampaikan permintaan maaf kepada negara-negara tetangga yang sebelumnya menjadi sasaran serangan Iran.
“Saya minta maaf atas nama saya sendiri dan atas nama Iran kepada negara-negara tetangga yang diserang oleh Iran,” kata Pezeshkian.
Ia menjelaskan bahwa keputusan menghentikan serangan tersebut diambil berdasarkan instruksi dari kepemimpinan sementara yang kini menjalankan pemerintahan Iran.
Kepemimpinan sementara ini dibentuk setelah wafatnya pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Di tengah konflik yang terus berlangsung, Pezeshkian menyerukan persatuan dan solidaritas masyarakat Iran untuk mempertahankan kedaulatan negara.
Ia menuduh serangan yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat telah menghantam berbagai infrastruktur sipil, termasuk permukiman, sekolah, dan rumah sakit.
Menurutnya, tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional.
Meski menyampaikan permintaan maaf kepada negara tetangga, Iran menegaskan tidak akan menyerah tanpa syarat seperti yang disebut-sebut diinginkan oleh Presiden AS Donald Trump.
“Bahwa kita menyerah tanpa syarat adalah mimpi yang harus mereka bawa sampai ke liang kubur. Yang kita patuhi adalah hukum internasional dan kerangka kerja kemanusiaan,” tegas Pezeshkian.
Konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat hingga kini masih terus berlangsung tanpa tanda-tanda perundingan damai dalam waktu dekat.

