31 C
Makassar
2 March 2026, 14:48 PM WITA

Konflik AS-Iran Meluas, Ratusan Korban Jiwa Berjatuhan di Timur Tengah

SulawesiPos.com – Gelombang serangan dalam konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran terus meluas dan menimbulkan dampak kemanusiaan yang signifikan di berbagai titik kawasan Timur Tengah.

Hingga Minggu (1/3/2026), laporan sementara menunjukkan ratusan korban jiwa dan luka-luka, dengan Iran mencatat angka tertinggi.

Di wilayah Iran, korban meninggal dilaporkan menembus angka 201 orang, sementara 747 mengalami luka-luka.

Salah satu tragedi terburuk terjadi di kota Minab, bagian tenggara negara itu, ketika sebuah sekolah dasar putri terdampak serangan dan menewaskan sedikitnya 148 orang.

Di pihak Israel, serangan rudal balasan Iran mengakibatkan 9 orang tewas dan 121 lainnya terluka.

Beberapa kota, termasuk Tel Aviv dan Beit Shemesh, mengalami kerusakan pada bangunan tempat tinggal dan fasilitas umum akibat hantaman keras.

Sementara itu, tiga tentara Amerika Serikat juga melaporkan jatuhnya korban di pihaknya. 3 personel dinyatakan tewas dan 5 lainnya mengalami luka berat dalam operasi yang diklaim masih berlangsung.

Otoritas militer menegaskan bahwa fase utama operasi belum berakhir, menandakan potensi eskalasi lanjutan.

Dampak konflik tidak berhenti di tiga negara tersebut. Sejumlah negara Teluk turut melaporkan korban dan gangguan keamanan, termasuk Uni Emirat Arab yang menewaskan 3 orang dan 58 orang luka-luka.

Di Kuwait, dilaporkan 1 orang tewas dan 32 korban luka. Sementara laporan korban luka juga muncul dari Qatar, Oman, Irak, dan Bahrain.

Beberapa negara lain di kawasan melaporkan kerusakan terbatas tanpa korban jiwa.

Selain korban jiwa, infrastruktur sipil turut terdampak. Fasilitas pendidikan di Iran mengalami kerusakan berat, sementara sebuah rumah sakit besar di Teheran dilaporkan terdampak ledakan hingga memaksa evakuasi pasien dan mengganggu layanan medis.

Di kawasan Teluk, operasional bandara sipil sempat terganggu akibat kondisi keamanan, menyebabkan pembatalan dan penundaan penerbangan.

Serangan balasan yang menyasar wilayah Israel juga merusak kawasan permukiman, memicu kepanikan warga dan gangguan aktivitas publik.

Presiden AS Sebut Konflik Berlangsung Empat Minggu

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperkirakan operasi militer terhadap Iran akan berlangsung sekitar empat minggu.

Pernyataan itu disampaikannya dalam wawancara dengan media Inggris, Daily Mail, pada Minggu (1/3/2026).

“Ini selalu merupakan proses empat minggu. Kami memperkirakan akan berlangsung sekitar empat minggu,” kata Trump.

SulawesiPos.com – Gelombang serangan dalam konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran terus meluas dan menimbulkan dampak kemanusiaan yang signifikan di berbagai titik kawasan Timur Tengah.

Hingga Minggu (1/3/2026), laporan sementara menunjukkan ratusan korban jiwa dan luka-luka, dengan Iran mencatat angka tertinggi.

Di wilayah Iran, korban meninggal dilaporkan menembus angka 201 orang, sementara 747 mengalami luka-luka.

Salah satu tragedi terburuk terjadi di kota Minab, bagian tenggara negara itu, ketika sebuah sekolah dasar putri terdampak serangan dan menewaskan sedikitnya 148 orang.

Di pihak Israel, serangan rudal balasan Iran mengakibatkan 9 orang tewas dan 121 lainnya terluka.

Beberapa kota, termasuk Tel Aviv dan Beit Shemesh, mengalami kerusakan pada bangunan tempat tinggal dan fasilitas umum akibat hantaman keras.

Sementara itu, tiga tentara Amerika Serikat juga melaporkan jatuhnya korban di pihaknya. 3 personel dinyatakan tewas dan 5 lainnya mengalami luka berat dalam operasi yang diklaim masih berlangsung.

Otoritas militer menegaskan bahwa fase utama operasi belum berakhir, menandakan potensi eskalasi lanjutan.

Dampak konflik tidak berhenti di tiga negara tersebut. Sejumlah negara Teluk turut melaporkan korban dan gangguan keamanan, termasuk Uni Emirat Arab yang menewaskan 3 orang dan 58 orang luka-luka.

Di Kuwait, dilaporkan 1 orang tewas dan 32 korban luka. Sementara laporan korban luka juga muncul dari Qatar, Oman, Irak, dan Bahrain.

Beberapa negara lain di kawasan melaporkan kerusakan terbatas tanpa korban jiwa.

Selain korban jiwa, infrastruktur sipil turut terdampak. Fasilitas pendidikan di Iran mengalami kerusakan berat, sementara sebuah rumah sakit besar di Teheran dilaporkan terdampak ledakan hingga memaksa evakuasi pasien dan mengganggu layanan medis.

Di kawasan Teluk, operasional bandara sipil sempat terganggu akibat kondisi keamanan, menyebabkan pembatalan dan penundaan penerbangan.

Serangan balasan yang menyasar wilayah Israel juga merusak kawasan permukiman, memicu kepanikan warga dan gangguan aktivitas publik.

Presiden AS Sebut Konflik Berlangsung Empat Minggu

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperkirakan operasi militer terhadap Iran akan berlangsung sekitar empat minggu.

Pernyataan itu disampaikannya dalam wawancara dengan media Inggris, Daily Mail, pada Minggu (1/3/2026).

“Ini selalu merupakan proses empat minggu. Kami memperkirakan akan berlangsung sekitar empat minggu,” kata Trump.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/