Status Budi Karya Masih Ditunggu
Dalam kesempatan yang sama, KPK juga merespons pertanyaan mengenai tindak lanjut penanganan terhadap mantan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
Asep menyatakan penyidikan perkara masih berada pada tahap awal setelah penetapan tersangka terbaru.
“Saat ini kan baru mulai nih untuk saudara SDW pada perkara DJKA. Baru kami mulai penanganan perkaranya atau penyidikannya,” ujarnya.
Ia meminta publik menunggu perkembangan lebih lanjut, termasuk kemungkinan pemeriksaan pihak lain.
“Jadi, ditunggu,” katanya.
Budi Karya sendiri terakhir diperiksa sebagai saksi dalam perkara tersebut pada 26 Juli 2023.
OTT Jadi Awal Pengungkapan
Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 11 April 2023 di Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah DJKA Kemenhub, yang kini bernama BTP Kelas I Semarang.
Dari operasi tersebut, KPK menetapkan 10 tersangka yang langsung ditahan.
Hingga 20 Januari 2026, jumlah tersangka bertambah menjadi 21 orang, termasuk dua korporasi.
Perkara ini mencakup sejumlah proyek, antara lain pembangunan jalur rel ganda Solo Balapan–Kadipiro–Kalioso, pembangunan jalur kereta api di Makassar, empat proyek konstruksi serta dua proyek supervisi di Lampegan, Cianjur, serta proyek perbaikan perlintasan sebidang Jawa–Sumatera.

