24 C
Makassar
3 February 2026, 3:22 AM WITA

Waspada Virus Nipah, Bandara Ngurah Rai Perketat Pemeriksaan Kedatangan Internasional

Overview

  • Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai memperketat pemeriksaan kedatangan internasional sebagai langkah antisipasi penyebaran virus Nipah yang kembali muncul di Asia Selatan.
  • Pengawasan dilakukan melalui pemindaian suhu tubuh dan koordinasi dengan otoritas kesehatan
  • Pemerintah memastikan skrining di pintu masuk negara telah berjalan dan hingga kini belum ada kasus pada manusia di Indonesia.

SulawesiPos.com – Kewaspadaan terhadap penyebaran virus Nipah (NiV) ditingkatkan menyusul munculnya kasus terbaru di kawasan Asia Selatan.

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, memperketat pemeriksaan penumpang kedatangan internasional sebagai langkah pencegahan masuknya virus mematikan tersebut ke Indonesia.

Awal 2026, virus Nipah dilaporkan menyebar di negara bagian Benggala Barat, India, dengan lima kasus terkonfirmasi, termasuk tenaga kesehatan.

Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga mencatat empat kasus virus Nipah di Bangladesh sepanjang 1 Januari hingga 29 Agustus 2025, seluruhnya berujung kematian.

WHO menilai risiko kesehatan masyarakat di tingkat regional berada pada kategori moderat.

Virus Nipah merupakan penyakit zoonosis yang berpotensi memicu wabah, menimbulkan penyakit berat pada manusia dan hewan, serta memiliki tingkat fatalitas tinggi, khususnya di kawasan Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Baca Juga: 
Kasus TBC Tinggi, Makassar Jadi Prioritas Nasional Penanganan Kemenkes

Kondisi ini mendorong kewaspadaan global, termasuk di Indonesia yang memiliki kedekatan geografis dengan wilayah endemis.

Bandara Ngurah Rai Tingkatkan Pengawasan

Sebagai langkah antisipasi, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai memperketat pengawasan penumpang, terutama di jalur kedatangan internasional.

Overview

  • Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai memperketat pemeriksaan kedatangan internasional sebagai langkah antisipasi penyebaran virus Nipah yang kembali muncul di Asia Selatan.
  • Pengawasan dilakukan melalui pemindaian suhu tubuh dan koordinasi dengan otoritas kesehatan
  • Pemerintah memastikan skrining di pintu masuk negara telah berjalan dan hingga kini belum ada kasus pada manusia di Indonesia.

SulawesiPos.com – Kewaspadaan terhadap penyebaran virus Nipah (NiV) ditingkatkan menyusul munculnya kasus terbaru di kawasan Asia Selatan.

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, memperketat pemeriksaan penumpang kedatangan internasional sebagai langkah pencegahan masuknya virus mematikan tersebut ke Indonesia.

Awal 2026, virus Nipah dilaporkan menyebar di negara bagian Benggala Barat, India, dengan lima kasus terkonfirmasi, termasuk tenaga kesehatan.

Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga mencatat empat kasus virus Nipah di Bangladesh sepanjang 1 Januari hingga 29 Agustus 2025, seluruhnya berujung kematian.

WHO menilai risiko kesehatan masyarakat di tingkat regional berada pada kategori moderat.

Virus Nipah merupakan penyakit zoonosis yang berpotensi memicu wabah, menimbulkan penyakit berat pada manusia dan hewan, serta memiliki tingkat fatalitas tinggi, khususnya di kawasan Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Baca Juga: 
Virus Nipah Kembali Jadi Sorotan Global, Seberapa Besar Risiko bagi Indonesia?

Kondisi ini mendorong kewaspadaan global, termasuk di Indonesia yang memiliki kedekatan geografis dengan wilayah endemis.

Bandara Ngurah Rai Tingkatkan Pengawasan

Sebagai langkah antisipasi, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai memperketat pengawasan penumpang, terutama di jalur kedatangan internasional.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/