24 C
Makassar
3 February 2026, 5:07 AM WITA

Negara Hadir di Tengah Duka, KKP Lepas Tiga Korban ATR dan Jamin Santunan hingga Beasiswa Anak

SulawesiPos.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar prosesi penghormatan terakhir bagi Alm. Ferry Irawan, Alm. Yoga Naufal, dan Alm. Capt. Andy Dahananto, tiga korban kecelakaan pesawat ATR 42-500.

Prosesi ini menjadi simbol kehadiran negara dalam mengapresiasi pengabdian sekaligus mendampingi keluarga korban di tengah duka mendalam.

Upacara berlangsung di Auditorium Madidihang, Akademi Usaha Perikanan (AUP) Kelautan dan Perikanan, Pasar Minggu, Jakarta, pada Minggu, dan dipimpin oleh Wakil Menteri KKP Didit Herdiawan.

“Kementerian Kelautan dan Perikanan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan jasa para almarhum selama bertugas di Kementerian Kelautan dan Perikanan,” ujar Didit Herdiawan, Minggu (25/1/2026).

Selain menyampaikan penghormatan, Didit juga menegaskan duka cita mendalam bagi seluruh korban kecelakaan yang tidak sempat mendapatkan prosesi serupa.

Ia menyebut keterbatasan teknis dan sejumlah pertimbangan menjadi alasan tidak semua korban dapat diberikan penghormatan terakhir di tempat yang sama.

“Saya juga ingin menyampaikan duka cita dan bela sungkawa yang mendalam untuk seluruh korban yang wafat dan tidak sempat diberikan penghormatan terakhir di ruang ini dan dengan berbagai alasan dan pertimbangan teknis,” ujar Didit.

Baca Juga: 
Menteri Trenggono Temui Keluarga Penumpang ATR 42-500, Sampaikan Empati dan Dukungan

Seperti diketahui, kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang terjadi di kawasan pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1), merenggut 10 korban jiwa yang terdiri dari kru dan penumpang.

Dari jumlah tersebut, tujuh orang tidak sempat mengikuti prosesi penghormatan terakhir.

Dalam kesempatan tersebut, KKP juga memastikan dukungan nyata bagi keluarga yang ditinggalkan.

SulawesiPos.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar prosesi penghormatan terakhir bagi Alm. Ferry Irawan, Alm. Yoga Naufal, dan Alm. Capt. Andy Dahananto, tiga korban kecelakaan pesawat ATR 42-500.

Prosesi ini menjadi simbol kehadiran negara dalam mengapresiasi pengabdian sekaligus mendampingi keluarga korban di tengah duka mendalam.

Upacara berlangsung di Auditorium Madidihang, Akademi Usaha Perikanan (AUP) Kelautan dan Perikanan, Pasar Minggu, Jakarta, pada Minggu, dan dipimpin oleh Wakil Menteri KKP Didit Herdiawan.

“Kementerian Kelautan dan Perikanan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan jasa para almarhum selama bertugas di Kementerian Kelautan dan Perikanan,” ujar Didit Herdiawan, Minggu (25/1/2026).

Selain menyampaikan penghormatan, Didit juga menegaskan duka cita mendalam bagi seluruh korban kecelakaan yang tidak sempat mendapatkan prosesi serupa.

Ia menyebut keterbatasan teknis dan sejumlah pertimbangan menjadi alasan tidak semua korban dapat diberikan penghormatan terakhir di tempat yang sama.

“Saya juga ingin menyampaikan duka cita dan bela sungkawa yang mendalam untuk seluruh korban yang wafat dan tidak sempat diberikan penghormatan terakhir di ruang ini dan dengan berbagai alasan dan pertimbangan teknis,” ujar Didit.

Baca Juga: 
Menteri Trenggono Temui Keluarga Penumpang ATR 42-500, Sampaikan Empati dan Dukungan

Seperti diketahui, kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang terjadi di kawasan pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1), merenggut 10 korban jiwa yang terdiri dari kru dan penumpang.

Dari jumlah tersebut, tujuh orang tidak sempat mengikuti prosesi penghormatan terakhir.

Dalam kesempatan tersebut, KKP juga memastikan dukungan nyata bagi keluarga yang ditinggalkan.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/