24 C
Makassar
3 February 2026, 5:07 AM WITA

Mentan Amran Silaturahmi dengan BPW KKSS Kepri dan BPD KKSS Karimun, Sepakat Tolak Beras Selundupan dan Dukung Swasembada Pangan

Overview

  • Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga menjabat Ketua Umum Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Pusat.
  • Seusai mengecek beras diduga selundupan di Tanjung Balai, Mentan Amran silaturahmi dengan pengurus BPW KKSS Kepri dan BPD KKSS Karimun.
  • KKSS Kepri dan KKSS Karimun menyatakan menolak keberadaan beras selundupan yang masuk ke wilayah RI.

SulawesiPos.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan silaturahmi dengan pengurus Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan atau BPD KKSS Karimun di Tanjungbalai dan BPW KKSS Kepri di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (19/1/2026).

Silaturahmi itu dilakukan di sela-sela kegiatan Mentan Amran melakukan pengecekan langsung ke gudang tempat penyitaan 1.000 ton beras diduga selundupan di Tanjung Balai Karimun.

Selain sebagai Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman juga menjabat Ketua Umum Badan Pengurus Pusat KKSS. Itu sebabnya, jika melakukan kunjungan ke berbagai daerah di berbagai provinsi, dia selalu berupaya menyempatkan waktu bertemu dengan warga Sulsel di perantauan.

Saat berada di Batam untuk menghadiri Rakernas XVII Apkasi, Mentan Amran menyempatkan diri bersilaturahmi dengan pengurus BPW KKSS Kepri.

Baca Juga: 
Hilirisasi Ayam Terintegrasi Nasional Mulai Digulirkan, Groundbreaking Digelar di 12 Daerah

BPW KKSS Kepri menyatakan mendukung swasembada pengan dan menolak beras selundupan masuk ke wilayah RI. KKSS Kepri juga menyatakan tidak ada warganya yang bermain di sektor pangan.

Mentan Amran dan BPW KKSS Kepri
Mentan Amran dan BPW KKSS Kepri

Kota Batam adalah pulau yang masuk dalam wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Pulau ini berbatasan perairan dengan Singapura. Jumlah penduduk Batam pada 2025 tercatat 1,365 juta jiwa.

Di Batam banyak terdapat warga Bugis-Makassar. Bahkan, ada beberapa daerah yang penduduknya mayoritas orang Bugis-Makassar. Seperti halnya di Nongsa dan Belakang Padang. Atau di Tanjung Sengkuang.

Sedangkan BPD KKSS Karimun, saat bertemu dengan Mentan Amran, juga menyatakan tekadnya untuk menolak beras hasil selundupan di Karimun dan mendukung swasembada pangan.

Karimun juga masuk wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Kabupaten ini terdiri atas gugusan banyak pulau atau sekitar 250 pulau, dengan 85 di antaranya berpenghuni.

Dua pulau terbesar di Kabupaten Karimun ini adalah Pulau Karimun dan Kundur. Ibu kotanya Tanjung Balai, yang berlokasi di Pulau Karimun.

Mentan Amran dan KKSS Karimun
Mentan Amran dan para pengurus BPD KKSS Karimin

Karimun berbatasan perairan dengan Singapura dan Malaysia. Terdapat layanan transportasi ke Singapura ataupun Malaysia dengan menggunakan feri.

Baca Juga: 
Pengamat Sebut Mentan Amran Sulaiman Jadi Eksekutor Paling Ngegas Jalankan Visi Prabowo

Jumlah penduduk Kabupaten Karimun berdasarkan data 2025 sebanyak 275 ribu jiwa. Di antaranya banyak terdapat penduduk yang berasal atau berdarah Bugis-Makassar.

Mereka inilah yang bergabung menjadi anggota KKSS Karimun, dan para pengurusnya bertemu dengan Mentan Andi Amran pada Senin 19 Januari lalu.

Ciri khas dari pengurus dan anggota KKSS di manapun berada adalah menggunakan songkok recca, yakni songkok yang dihiasi warna kuning keemasan di sekelilingnya.

Overview

  • Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga menjabat Ketua Umum Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Pusat.
  • Seusai mengecek beras diduga selundupan di Tanjung Balai, Mentan Amran silaturahmi dengan pengurus BPW KKSS Kepri dan BPD KKSS Karimun.
  • KKSS Kepri dan KKSS Karimun menyatakan menolak keberadaan beras selundupan yang masuk ke wilayah RI.

SulawesiPos.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan silaturahmi dengan pengurus Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan atau BPD KKSS Karimun di Tanjungbalai dan BPW KKSS Kepri di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (19/1/2026).

Silaturahmi itu dilakukan di sela-sela kegiatan Mentan Amran melakukan pengecekan langsung ke gudang tempat penyitaan 1.000 ton beras diduga selundupan di Tanjung Balai Karimun.

Selain sebagai Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman juga menjabat Ketua Umum Badan Pengurus Pusat KKSS. Itu sebabnya, jika melakukan kunjungan ke berbagai daerah di berbagai provinsi, dia selalu berupaya menyempatkan waktu bertemu dengan warga Sulsel di perantauan.

Saat berada di Batam untuk menghadiri Rakernas XVII Apkasi, Mentan Amran menyempatkan diri bersilaturahmi dengan pengurus BPW KKSS Kepri.

Baca Juga: 
Dilantik Jadi Anggota DEN, Mentan Amran Siap Dorong Energi Hijau Berbasis Pertanian

BPW KKSS Kepri menyatakan mendukung swasembada pengan dan menolak beras selundupan masuk ke wilayah RI. KKSS Kepri juga menyatakan tidak ada warganya yang bermain di sektor pangan.

Mentan Amran dan BPW KKSS Kepri
Mentan Amran dan BPW KKSS Kepri

Kota Batam adalah pulau yang masuk dalam wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Pulau ini berbatasan perairan dengan Singapura. Jumlah penduduk Batam pada 2025 tercatat 1,365 juta jiwa.

Di Batam banyak terdapat warga Bugis-Makassar. Bahkan, ada beberapa daerah yang penduduknya mayoritas orang Bugis-Makassar. Seperti halnya di Nongsa dan Belakang Padang. Atau di Tanjung Sengkuang.

Sedangkan BPD KKSS Karimun, saat bertemu dengan Mentan Amran, juga menyatakan tekadnya untuk menolak beras hasil selundupan di Karimun dan mendukung swasembada pangan.

Karimun juga masuk wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Kabupaten ini terdiri atas gugusan banyak pulau atau sekitar 250 pulau, dengan 85 di antaranya berpenghuni.

Dua pulau terbesar di Kabupaten Karimun ini adalah Pulau Karimun dan Kundur. Ibu kotanya Tanjung Balai, yang berlokasi di Pulau Karimun.

Mentan Amran dan KKSS Karimun
Mentan Amran dan para pengurus BPD KKSS Karimin

Karimun berbatasan perairan dengan Singapura dan Malaysia. Terdapat layanan transportasi ke Singapura ataupun Malaysia dengan menggunakan feri.

Baca Juga: 
SMA Unggulan KKSS di Bone Cari Guru Terbaik, Ini Syarat dan Cara Mendaftar

Jumlah penduduk Kabupaten Karimun berdasarkan data 2025 sebanyak 275 ribu jiwa. Di antaranya banyak terdapat penduduk yang berasal atau berdarah Bugis-Makassar.

Mereka inilah yang bergabung menjadi anggota KKSS Karimun, dan para pengurusnya bertemu dengan Mentan Andi Amran pada Senin 19 Januari lalu.

Ciri khas dari pengurus dan anggota KKSS di manapun berada adalah menggunakan songkok recca, yakni songkok yang dihiasi warna kuning keemasan di sekelilingnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/