28.8 C
Makassar
19 January 2026, 15:49 PM WITA

Aurelie Moeremans Tegaskan Buku Broken Strings Bukan untuk Mengungkap Sosok Nyata

Ia meminta pembaca untuk menghentikan asumsi yang berujung pada serangan personal.

Please…. Aku mau minta satu hal notes penting soal Broken Strings. Tolong jangan membully atau menyerang karakter-karakter yang ada di dalam buku, apalagi kalau itu masih sebatas tebakan-tebakan,” tulis Aurelie, Minggu (18/1/2026).

Aurelie mengaku merasa tidak nyaman dengan berbagai asumsi yang berkembang tanpa dasar jelas.

Menurutnya, spekulasi tersebut justru menjauhkan pembaca dari pesan utama yang ingin ia sampaikan melalui buku itu.

“Banyak asumsi di luar sana yang belum tentu benar, dan jujur aku nggak enak bacanya,” sambungnya.

Bintang film Story of Kale: When Someone’s in Love itu menegaskan bahwa Broken Strings tidak ditulis untuk mengungkap atau menghakimi siapa pun di dunia nyata.

Ia menekankan bahwa fokus cerita adalah pengalaman personal dan proses pemulihan yang ia jalani.

“Fokus dari cerita ini bukan untuk mencari siapa-siapa di dunia nyata, bukan untuk menghakimi, apalagi mengeroyok. Fokusnya adalah pengalaman, luka, dan proses penyembuhan yang aku bagikan dengan sangat jujur,” ungkapnya.

Baca Juga: 
Putin Umumkan Akselerasi Besar-Besaran Teknologi Nirawak Rusia

Terkait kemungkinan adanya pihak yang secara terbuka mengklaim dirinya sebagai karakter dalam buku, Aurelie menyebut hal tersebut sebagai urusan pribadi masing-masing.

Namun, ia kembali mengingatkan agar publik tidak menjadikan spekulasi sebagai alasan untuk menyerang.

“Kalau ada orang yang mengaku sendiri sebagai karakter tertentu, itu urusan masing-masing ya, kalian bebas berpendapat soal itu. Tapi kalau hanya menebak-nebak dan lalu menyerang, plis jangan,” tegas Aurelie.

Ia meminta pembaca untuk menghentikan asumsi yang berujung pada serangan personal.

Please…. Aku mau minta satu hal notes penting soal Broken Strings. Tolong jangan membully atau menyerang karakter-karakter yang ada di dalam buku, apalagi kalau itu masih sebatas tebakan-tebakan,” tulis Aurelie, Minggu (18/1/2026).

Aurelie mengaku merasa tidak nyaman dengan berbagai asumsi yang berkembang tanpa dasar jelas.

Menurutnya, spekulasi tersebut justru menjauhkan pembaca dari pesan utama yang ingin ia sampaikan melalui buku itu.

“Banyak asumsi di luar sana yang belum tentu benar, dan jujur aku nggak enak bacanya,” sambungnya.

Bintang film Story of Kale: When Someone’s in Love itu menegaskan bahwa Broken Strings tidak ditulis untuk mengungkap atau menghakimi siapa pun di dunia nyata.

Ia menekankan bahwa fokus cerita adalah pengalaman personal dan proses pemulihan yang ia jalani.

“Fokus dari cerita ini bukan untuk mencari siapa-siapa di dunia nyata, bukan untuk menghakimi, apalagi mengeroyok. Fokusnya adalah pengalaman, luka, dan proses penyembuhan yang aku bagikan dengan sangat jujur,” ungkapnya.

Baca Juga: 
Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat Secara Nasional

Terkait kemungkinan adanya pihak yang secara terbuka mengklaim dirinya sebagai karakter dalam buku, Aurelie menyebut hal tersebut sebagai urusan pribadi masing-masing.

Namun, ia kembali mengingatkan agar publik tidak menjadikan spekulasi sebagai alasan untuk menyerang.

“Kalau ada orang yang mengaku sendiri sebagai karakter tertentu, itu urusan masing-masing ya, kalian bebas berpendapat soal itu. Tapi kalau hanya menebak-nebak dan lalu menyerang, plis jangan,” tegas Aurelie.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/