Overview:
- Baharkam Polri menyelenggarakan Festival Komik Polisi Penolong untuk menyerap masukan dan kritik masyarakat secara kreatif.
- Komikus Nana Naung meraih juara pertama dengan karya tentang bantuan kepolisian bagi korban bencana alam.
- Acara ini merupakan bagian dari kampanye Polisi Penolong yang dicanangkan Baharkam sejak akhir tahun lalu.
SulawesiPos.com – Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri memanfaatkan medium seni kreatif untuk menyerap kritik dan harapan masyarakat melalui penyelenggaraan Festival Komik Polisi Penolong.
Kepala Baharkam Polri, Komjen Karyoto secara resmi mengumumkan para pemenang lomba tersebut di tengah kemeriahan agenda Car Free Day (CFD) di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (18/1/2026).
Komjen Karyoto menjelaskan bahwa festival ini merupakan gagasan yang dilempar kepada publik untuk mendapatkan gambaran nyata mengenai citra kepolisian di mata masyarakat.
“Baharkam ingin mendapatkan masukan melalui media komik dan karikatur. Kami ingin melihat bagaimana harapan masyarakat terhadap Polri ke depan agar semakin baik dalam memberikan pertolongan,” ujar jenderal bintang tiga tersebut, dikutip dari JawaPos.
Dari ratusan karya yang masuk, dewan juri yang terdiri dari komikus Jam Praba, Wahyu Aditya, dan Hasby Ristama menyeleksi 500 karya terbaik.
Seniman Nana Naung berhasil keluar sebagai juara pertama melalui karya yang menyentuh tentang peran polisi dalam membantu korban bencana alam mencari anggota keluarga yang terpisah.
Posisi kedua diraih oleh M. Fuad Azhar B yang mengangkat tema dedikasi polisi di wilayah terluar dalam membantu siswa berangkat sekolah.
Sementara itu, juara ketiga diraih oleh Musrifah Medkom dengan ilustrasi kesigapan personel kepolisian saat membantu lansia di jalan raya.
Ketiga karya ini dinilai merepresentasikan semangat Polisi Penolong yang sedang dicanangkan Baharkam.
Mantan Kapolda Metro Jaya ini menegaskan bahwa Polri tidak menutup mata terhadap berbagai pelanggaran yang masih terjadi di lapangan.

