Categories: News

Putin Umumkan Akselerasi Besar-Besaran Teknologi Nirawak Rusia

SulawesiPos.com – Presiden Vladimir Putin pada 16 Januari sebagaimana dilaporkan media berbasis di Rusia: ИЗВЕСТИЯ, menyerukan peningkatan penggunaan sistem nirawak di seluruh bidang kehidupan hingga sepuluh kali lipat dalam sebuah rapat pengembangan teknologi tersebut sekaligus mendorong perluasan ekspornya ke pasar global.

Dalam pertemuan itu, Presiden menegaskan tidak boleh ada hambatan bagi pengembangan teknologi, namun isu keamanan siber harus menjadi perhatian utama guna mencegah akses tidak sah terhadap kendali sistem dan data yang dikirimkannya.

Putin menilai potensi ilmiah, sumber daya manusia, dan industri Rusia memadai untuk menjadi salah satu pemimpin dunia dalam pengembangan sistem nirawak, meski mengakui Rusia masih tertinggal dalam penciptaan transportasi otonom seperti taksi.

Kepala negara kemudian menginstruksikan penyediaan kondisi yang mendukung bagi dunia usaha Rusia agar mampu meningkatkan produksi drone beserta komponen-komponennya.

Jenis Drone Robot yang Dipresentasikan kepada Presiden

Putin mengunjungi depo metro Aminyevskoye di Moskow pada 16 Januari dan mendedikasikan seluruh Jumat malam untuk meninjau pengembangan sistem otonom dan nirawak.

Dalam kunjungan itu, Presiden terlebih dahulu meninjau pameran kendaraan sipil nirawak, termasuk kereta metro Moskow-2026 tanpa awak pertama di Rusia.

Bersama Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin, Putin juga mencoba langsung trem nirawak Lion Cub.

Inovasi sektor pertanian turut menarik perhatian Presiden ketika Menteri Pertanian Oksana Lut memperlihatkan mesin pertanian otonom untuk kompleks agroindustri.

Presiden juga meninjau kapal tanpa awak serta robot dengan fungsi pembersih, konsultan, dan kurir.

Usai pameran, Putin mengakui terkesan dengan inovasi yang ditampilkan dan menginstruksikan agar perangkat nirawak kecil seperti robot pengantar segera dimasukkan ke dalam kerangka hukum.

Ia kembali menekankan pentingnya keamanan siber melalui pencegahan akses tidak sah terhadap kendali sistem dan data, serta menawarkan dukungan bagi proyek ilmiah dan rekayasa terkait.

Putin menegaskan bahwa peningkatan penggunaan sistem otonom hingga sepuluh kali lipat tidak boleh dihambat oleh sikap ragu atau penundaan keputusan, seraya menekankan perhatian khusus pada aspek keamanan.

Presiden juga meminta pemerintah dan administrasinya menyusun usulan untuk meningkatkan efektivitas tata kelola pengembangan industri sistem otonom guna memperkuat koordinasi antar kementerian, lembaga, daerah, perusahaan teknologi, dan organisasi ilmiah.

Perkembangan Bidang Sistem Nirawak di Rusia

Putin menyatakan sistem nirawak akan membantu menggantikan pekerjaan berisiko dan berupah rendah sekaligus mendorong terbentuknya ekonomi bergaji tinggi.

Ia juga menyerukan pelibatan lebih aktif para veteran dalam pengembangan sistem nirawak karena pengalaman dan keterampilan mereka, termasuk pilot drone tempur, relevan bagi kehidupan damai di garis depan kemajuan teknologi.

Menurut Presiden, penerapan solusi otonom bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan untuk memperkuat daya saing global Rusia, menjawab tantangan pasar tenaga kerja dan demografi, serta menjamin keamanan dan kedaulatan negara.

Putin menambahkan bahwa Rusia perlu mengembangkan ekspor sistem nirawak untuk mengambil posisi di pasar global yang besar, mengingat teknologi ini menjadi fokus utama negara-negara maju di sektor sipil dan pertahanan.

Meski demikian, Rusia diakui masih tertinggal di sejumlah bidang, khususnya transportasi otonom, sementara taksi nirawak telah digunakan secara luas di beberapa negara.

Wakil Perdana Menteri Vitaly Saveliev mengatakan penerapan kendaraan nirawak di Rusia tinggal menunggu waktu dan relevansi, dengan menekankan peran penting dunia usaha.

Dalam keterangannya kepada Izvestia, Saveliev menyatakan fondasi tengah dibangun dan percepatan pengembangan sangat bergantung pada respons bisnis dalam menyediakan layanan dan proyek terkait kendaraan nirawak.

Putin menegaskan kembali bahwa potensi ilmiah, manusia, dan industri Rusia cukup untuk menjadi pemimpin global dalam pengembangan, produksi, dan adopsi luas sistem otonom, serta menginstruksikan penyediaan iklim yang nyaman agar bisnis Rusia dapat meningkatkan produksi drone dan komponennya. (ali)

Yaslinda Utari

Share
Published by
Yaslinda Utari
Tags: Drone Rusia Sistem Nirawak Teknologi Otonom Vladimir Putin