Meski demikian, Rusia diakui masih tertinggal di sejumlah bidang, khususnya transportasi otonom, sementara taksi nirawak telah digunakan secara luas di beberapa negara.
Wakil Perdana Menteri Vitaly Saveliev mengatakan penerapan kendaraan nirawak di Rusia tinggal menunggu waktu dan relevansi, dengan menekankan peran penting dunia usaha.
Dalam keterangannya kepada Izvestia, Saveliev menyatakan fondasi tengah dibangun dan percepatan pengembangan sangat bergantung pada respons bisnis dalam menyediakan layanan dan proyek terkait kendaraan nirawak.
Putin menegaskan kembali bahwa potensi ilmiah, manusia, dan industri Rusia cukup untuk menjadi pemimpin global dalam pengembangan, produksi, dan adopsi luas sistem otonom, serta menginstruksikan penyediaan iklim yang nyaman agar bisnis Rusia dapat meningkatkan produksi drone dan komponennya. (ali)

