Overview:
SulawesiPos.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Danantara Indonesia, Jumat (16/1/2026).
Langkah ini diambil setelah Menkeu menerima keluhan dari Danantara mengenai sistem Coretax milik Ditjen Pajak yang dianggap tidak berjalan.
Purbaya datang membawa tim IT dari kantor pajak untuk membuktikan apakah kendala tersebut berasal dari sistem atau kesalahan pengguna (user error).
“Kemarin Danantara komplain, katanya Coretax-nya enggak jalan. Saya mau lihat betul-betul enggak jalan atau emang orang Danantaranya enggak bisa masukin,” ujar Purbaya lewat akun TikTok pribadinya.
Saat tiba di lokasi, Menkeu Purbaya melontarkan kritik karena tidak bertemu dengan Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir.
Pandu dikabarkan sedang berada di luar negeri.
Padahal, Purbaya datang langsung karena merasa keluhan yang disampaikan Pandu sebelumnya perlu ditindak lanjuti dengan serius.
“Ngeluh habis-habisan sama saya, saya ke sini, Kabur dia ke luar negeri, Si Pak Pandu,” sindir Purbaya.
Ia mempertanyakan mengapa staf lain bisa menggunakan sistem tersebut, sementara sang CIO justru melaporkan kendala hingga melontarkan kritik.
“Pandunya enggak becus atau gimana?”, tanya Purbaya.
Setelah melakukan audit teknis bersama tim IT, Purbaya memastikan bahwa sistem Coretax miliknya tidak mengalami kegagalan sistemik.
Ia menyebut sebagian besar masalah yang dikeluhkan sudah berhasil diatasi dan hanya menyisakan kendala-kendala kecil yang tidak mengganggu operasional.
Purbaya menilai pihak Danantara sebenarnya hanya menginginkan fasilitas yang lebih simpel.
“Hasilnya lumayan, hampir semua problemnya sudah bisa diatasi. Hanya ada yang minor-minor kita sedikit adjust nanti software-nya. Seminggu dua minggu selesai,” jelasnya sembari tertawa kecil.
Menkeu menegaskan bahwa gangguan kecil tersebut sama sekali tidak membuat sistem berhenti atau menghambat wajib pajak dalam menjalankan kewajibannya.
Pihak Danantara telah menyiapkan dokumentasi berupa tangkapan layar (screenshot) terkait isu-isu teknis yang mereka alami untuk segera diperbaiki oleh tim IT Kemenkeu.
“Itu tidak akan membuat sistemnya berhenti. Jadi ada di situ, cuma dia pengen fasilitasnya lebih mudah saja,” tukas Purbaya.
Ia menjamin sistem Coretax akan terus membaik dan meminta pihak Danantara untuk lebih teliti dalam mengoperasikan aplikasi perpajakan tersebut.