Overview
- Pemerintah mulai menggulirkan Program Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi sebagai bagian dari strategi nasional ketahanan pangan dan industrialisasi sektor peternakan.
- Tahap I program ini mencakup groundbreaking di 12 kabupaten/kota pada 12 provinsi, dengan peluncuran nasional dijadwalkan pada 19 Januari 2026 di Gorontalo Utara.
- Program ini mengintegrasikan peternakan, pabrik pakan, rumah potong unggas, hingga cold storage untuk memperkuat industri perunggasan berbasis peternak rakyat.
SulawesiPos.com – Pemerintah Indonesia mulai menggulirkan Program Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi sebagai bagian dari strategi nasional ketahanan pangan dan upaya industrialisasi sektor peternakan.
Pada tahap I, program ini menetapkan 12 lokasi kabupaten/kota di 12 provinsi sebagai calon titik pelaksanaan kegiatan groundbreaking yang menandai dimulainya pengembangan klaster perunggasan nasional.
Dua belas daerah tersebut meliputi:
- Kabupaten Gorontalo Utara di Provinsi Gorontalo
- Kabupaten Bone di Sulawesi Selatan
- Kabupaten Malang dan Kota Surabaya di Jawa Timur
- Kabupaten Lampung Selatan di Provinsi Lampung
- Kabupaten Sumbawa di Nusa Tenggara Barat
- Kabupaten Indragiri Hulu di Provinsi Riau
- Kabupaten Landak di Kalimantan Barat
- Kabupaten Kotawaringin Barat di Kalimantan Tengah
- Kabupaten Ogan Ilir di Sumatera Selatan
- Kabupaten Paser di Kalimantan Timur
- Kabupaten Sumba Timur di Nusa Tenggara Timur
- Kabupaten Merauke di Provinsi Papua Selatan.
Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi Nasional dijadwalkan akan diluncurkan secara resmi pada 19 Januari 2026.

