Categories: News

Mentan Amran Beli 100 Unit Traktor Terapung ITS, Tantang Bikin Traktor Listrik untuk Tanam Otomatis

Overview

  • Menteri Petanian Andi Amran Sulaiman anggota Majelis Wali Amanat ITS 2026-2031.
  • Mentan Amran berharap ITS menghasilkan produk teknologi untuk pertanian modern.
  • Traktor listrik sedang dikembangkan oleh ITS dan perguruan tinggi lainnya.

SulawesiPos.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan akan membeli 100 unit traktor terapung hasil karya Institut Teknologi Sepuluh November (ITS).

Hal itu disampaikan Mentan Amran dalam acara silaturahmi dengan Majelis Wali Amanat ITS di Hotel Kempinski Jakarta, Rabu (14/1/2026) malam.

Namun, Mentan Amran juga memberikan tantangan kepada ITS untuk membuat traktor listrik yang tak hanya untuk mengolah lahan, tetapi multifungsi untuk irigasi, penyemprotan, hingga tanam otomatis.

Acara silaturahmi tersebut dihadiri oleh para anggota MWA ITS periode lama 2021-2026 dan periode baru 2026-2031.

Dr Ir Andi Amran Sulaiman MP merupakan anggota MWA ITS periode 2026-2031 dari unsur masyarakat.

Dalam pertemuan itu, Mentan Amran duduk dengan diapit Ketua MWA ITS periode 2021-2026 Prof Dr Ir Muh Nuh DEA dan Rektor ITS Prof Dr Ir Bambang Pramujati MSc Eng PhD.

“Kita berharap ITS menghasilkan teknologi terapan untuk pertanian mulai dari peralatan panen, pengolahan tanah, hingga irigasi,” kata Mentan Amran.

Mentan Amran juga menyampaikan harapan agar ITS dapat ikut berkontribusi mengelola bahan baku nikel, di mana Indonesia memiliki potensi nikel dunia hingga 52 persen.

“Itu untuk produksi baterai kendaraan listrik yang konsumennya tersebar di Eropa dan Amerika Serikat,” ujarnya.

Tak hanya itu, Mentan Amran juga menawarkan, anggota WMA yang mengelola pesantren dapat berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian untuk budidaya perkebunan.

Buah kelapa dan gambir, kata Mentan Amran, dapat dijadikan potensi yang dikembangkan teknologi hilirisasinya oleh ITS. “Kita hindari ekspor dalam bentuk bahan baku,” tegasnya.

Mentan Amran sepertinya “jatuh hati” kepada ITS. Dia pun menyatakan siap untuk mengajar di perguruan tinggi tersebut. “Demi kebaikan,” katanya.

Apa Itu Traktor Listrik

Traktor listrik merupakan inovasi dalam pertanian modern, berupa perangkat yang menggunakan baterai untuk sumber tenaga penggerak yang tahan lama dan dapat diisi ulang.

Kebanyak traktor sekarang ini menggunakan tenaga penggerak dari mesin yang berbahan bakar diesel atau bensin.

Traktor listrik diharapkan tak hanya bisa digunakan untuk membajak atau mengolah lahan pertanian, tetapi multifungsi untuk irigasi, penyemprotan, hingga penananam otomatis.

Pada level yang lebih tinggi, traktor listrik diharapkan bisa dioperasikan tanpa menggunakan tenaga manusia (autonomous tractor).

Di Tiongkok, traktor listrik autonomous sudah dikembangkan dengan menggunakan teknologi AI dan jaringan satelit, untuk multifungsi hingga penanaman bibit secara otomatis.

Traktor listrik sedang dikembangkan oleh beberapa perguruan tinggi di Indonesia, termasuk ITS. Sejauh ini, prototipe traktor listrik dapat bertahan hingga 8 jam.

Keuntungan dari traktor listrik dibanding traktor diesel atau bensin adalah lebih hemat, lebih efisien, dan lebih ramah lingkungan.

Apa Itu Traktor Terapung

Sedangkan mengenai traktor terapung, seperti yang dibuat oleh ITS dan akan dibeli oleh Kementan sebanyak 100 unit, itu merupakan alat bajak sawah yang bisa bekerja di lahan dengan lumpur yang dalam.

Traktor ini didesain agar tetap bisa mengapung seperti perahu, dengan berada di atas permukaan lumpur yang dalam. Namun, tetap dengan fungsi yang sama seperti halnya traktor roda pada umumnya.

Traktor terapung cocok untuk digunakan pada sawah di lahan rawa ataupun food estate.*

Andi As

Share
Published by
Andi As
Tags: Andi Amran Sulaiman ITS Mentan Amran traktor listrik