27 C
Makassar
18 January 2026, 17:05 PM WITA

Mentan Amran Beli 100 Unit Traktor Terapung ITS, Tantang Bikin Traktor Listrik untuk Tanam Otomatis

Buah kelapa dan gambir, kata Mentan Amran, dapat dijadikan potensi yang dikembangkan teknologi hilirisasinya oleh ITS. “Kita hindari ekspor dalam bentuk bahan baku,” tegasnya.

Mentan Amran sepertinya “jatuh hati” kepada ITS. Dia pun menyatakan siap untuk mengajar di perguruan tinggi tersebut. “Demi kebaikan,” katanya.

Apa Itu Traktor Listrik

Traktor listrik merupakan inovasi dalam pertanian modern, berupa perangkat yang menggunakan baterai untuk sumber tenaga penggerak yang tahan lama dan dapat diisi ulang.

Kebanyak traktor sekarang ini menggunakan tenaga penggerak dari mesin yang berbahan bakar diesel atau bensin.

Traktor listrik diharapkan tak hanya bisa digunakan untuk membajak atau mengolah lahan pertanian, tetapi multifungsi untuk irigasi, penyemprotan, hingga penananam otomatis.

Pada level yang lebih tinggi, traktor listrik diharapkan bisa dioperasikan tanpa menggunakan tenaga manusia (autonomous tractor).

Di Tiongkok, traktor listrik autonomous sudah dikembangkan dengan menggunakan teknologi AI dan jaringan satelit, untuk multifungsi hingga penanaman bibit secara otomatis.

Traktor listrik sedang dikembangkan oleh beberapa perguruan tinggi di Indonesia, termasuk ITS. Sejauh ini, prototipe traktor listrik dapat bertahan hingga 8 jam.

Baca Juga: 
“Lapor Pak Amran”: Mentan Amran Tindak Tegas Pelanggaran, Petani Makin Terlindungi

Keuntungan dari traktor listrik dibanding traktor diesel atau bensin adalah lebih hemat, lebih efisien, dan lebih ramah lingkungan.

Apa Itu Traktor Terapung

Sedangkan mengenai traktor terapung, seperti yang dibuat oleh ITS dan akan dibeli oleh Kementan sebanyak 100 unit, itu merupakan alat bajak sawah yang bisa bekerja di lahan dengan lumpur yang dalam.

Traktor ini didesain agar tetap bisa mengapung seperti perahu, dengan berada di atas permukaan lumpur yang dalam. Namun, tetap dengan fungsi yang sama seperti halnya traktor roda pada umumnya.

Traktor terapung cocok untuk digunakan pada sawah di lahan rawa ataupun food estate.*

Buah kelapa dan gambir, kata Mentan Amran, dapat dijadikan potensi yang dikembangkan teknologi hilirisasinya oleh ITS. “Kita hindari ekspor dalam bentuk bahan baku,” tegasnya.

Mentan Amran sepertinya “jatuh hati” kepada ITS. Dia pun menyatakan siap untuk mengajar di perguruan tinggi tersebut. “Demi kebaikan,” katanya.

Apa Itu Traktor Listrik

Traktor listrik merupakan inovasi dalam pertanian modern, berupa perangkat yang menggunakan baterai untuk sumber tenaga penggerak yang tahan lama dan dapat diisi ulang.

Kebanyak traktor sekarang ini menggunakan tenaga penggerak dari mesin yang berbahan bakar diesel atau bensin.

Traktor listrik diharapkan tak hanya bisa digunakan untuk membajak atau mengolah lahan pertanian, tetapi multifungsi untuk irigasi, penyemprotan, hingga penananam otomatis.

Pada level yang lebih tinggi, traktor listrik diharapkan bisa dioperasikan tanpa menggunakan tenaga manusia (autonomous tractor).

Di Tiongkok, traktor listrik autonomous sudah dikembangkan dengan menggunakan teknologi AI dan jaringan satelit, untuk multifungsi hingga penanaman bibit secara otomatis.

Traktor listrik sedang dikembangkan oleh beberapa perguruan tinggi di Indonesia, termasuk ITS. Sejauh ini, prototipe traktor listrik dapat bertahan hingga 8 jam.

Baca Juga: 
Rehabilitasi 98.000 Hektar Sawah Pascabencana di Sumatera, Mentan Amran: Ini Tanggung Jawab Negara

Keuntungan dari traktor listrik dibanding traktor diesel atau bensin adalah lebih hemat, lebih efisien, dan lebih ramah lingkungan.

Apa Itu Traktor Terapung

Sedangkan mengenai traktor terapung, seperti yang dibuat oleh ITS dan akan dibeli oleh Kementan sebanyak 100 unit, itu merupakan alat bajak sawah yang bisa bekerja di lahan dengan lumpur yang dalam.

Traktor ini didesain agar tetap bisa mengapung seperti perahu, dengan berada di atas permukaan lumpur yang dalam. Namun, tetap dengan fungsi yang sama seperti halnya traktor roda pada umumnya.

Traktor terapung cocok untuk digunakan pada sawah di lahan rawa ataupun food estate.*

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/