27 C
Makassar
18 January 2026, 17:37 PM WITA

Siang Ini Pemilihan Rektor Unhas, Mendikti Saintek Punya Hak 35 Persen Suara Diarahkan ke Siapa

Dalam pemlihan rektor, meski dilakukan secara demokratis, namun komposisi hak suara memiliki keunikan. Ada satu anggota MWA dari unsur ex-officio yang memiliki hak suara sebesar 35% dari seluruh suara.

Siapa dia? Menteri Dikti Saintek.

Jika dikonversikan ke dalam jumlah suara, Menteri Dikti Saintek memiliki hak 9 suara. Ke-16 anggota MWA lainnya hanya memiliki masing-masing 1 suara. Dengan demikian, total suara MWA yang diperebutkan oleh para calon rektor adalah 25 suara.

Siapa yang memiliki peluang terbesar dari ketiga calon untuk menjadi Rektor Unhas 2026-2030?

Ketiga calon tetap memiliki peluang. Dalam proses penyaringan, Prof Jamaluddin Jompa meraih 74 suara atau 80 persen suara. Namun, dalam proses itu, yang memilih adalah Senat Akademik. Sedangkan kali ini yang memilih adalah MWA.

Selain itu, ada faktor Menteri Dikti Saintek yang memiliki hak suara 35 persen atau 9 suara dari total 25 suara.

Menteri Dikti Saintek bisa saja mengarahkan seluruh hak suaranya kepada satu calon. Tapi, bisa pula membagi hak suaranya masing-masing 3 suara kepada setiap calon.*

Baca Juga: 
Sosok Prof Jamaluddin Jompa, Akademisi Kelautan yang Kembali Menakhodai Unhas

Dalam pemlihan rektor, meski dilakukan secara demokratis, namun komposisi hak suara memiliki keunikan. Ada satu anggota MWA dari unsur ex-officio yang memiliki hak suara sebesar 35% dari seluruh suara.

Siapa dia? Menteri Dikti Saintek.

Jika dikonversikan ke dalam jumlah suara, Menteri Dikti Saintek memiliki hak 9 suara. Ke-16 anggota MWA lainnya hanya memiliki masing-masing 1 suara. Dengan demikian, total suara MWA yang diperebutkan oleh para calon rektor adalah 25 suara.

Siapa yang memiliki peluang terbesar dari ketiga calon untuk menjadi Rektor Unhas 2026-2030?

Ketiga calon tetap memiliki peluang. Dalam proses penyaringan, Prof Jamaluddin Jompa meraih 74 suara atau 80 persen suara. Namun, dalam proses itu, yang memilih adalah Senat Akademik. Sedangkan kali ini yang memilih adalah MWA.

Selain itu, ada faktor Menteri Dikti Saintek yang memiliki hak suara 35 persen atau 9 suara dari total 25 suara.

Menteri Dikti Saintek bisa saja mengarahkan seluruh hak suaranya kepada satu calon. Tapi, bisa pula membagi hak suaranya masing-masing 3 suara kepada setiap calon.*

Baca Juga: 
Penemuan Mumi Macan Tutul Langka di Arab Saudi

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/