30 C
Makassar
18 January 2026, 15:26 PM WITA

Mentan Amran: Kalau Untuk Kebaikan, Menjadi Dosen Biasa di ITS pun Saya Siap

Overview

  • Mentan Andi Amran Sulaiman merupakan anggota Majelis Wali Amanat ITS periode 2026-2031.
  • Kementerian Pertanian siap membeli 100 unit traktor terapung hasil teknologi ITS.
  • Mentan Amran menantang ITS untuk menghasilkan teknologi pertanian modern.

SulawesiPos.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan siap untuk mengajar di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. “Demi kemajuan pendidikan,” katanya.gha

Mentan Amran menyampaikan tekad tersebut saat menghadiri silaturahmi dengan para anggota Majelis Wali Amanat atau MWA ITS di Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu (14/1/2026) malam.

Andi Amran Sulaiman merupakan anggota MWA ITS terpilih 2026-2031 dari unsur masyarakat.

Dalam pertemuan itu, Mentan Amran duduk dengan diapit Ketua MWA ITS periode 2021-2026 Prof Dr Ir Muh Nuh DEA dan Rektor ITS Prof Dr Ir Bambang Pramujati MSc Eng PhD.

Kepada para anggota MWA ITS yang lama maupun yang baru, Mentan Amran menyampaikan harapan agar ITS dapat ikut berkontribusi mengelola bahan baku nikel, di mana Indonesia memiliki potensi nikel dunia hingga 52 persen.

Baca Juga: 
Mentan Amran: Produksi naik, Target Serap Gabah 2026 Capai 4 Juta Ton

“Itu untuk produksi baterai kendaraan listrik yang konsumennya tersebar di Eropa dan Amerika Serikat,” ujarnya.

Tak hanya itu, Mentan Amran juga menawarkan, anggota WMA yang mengelola pesantren dapat berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian untuk budidaya perkebunan.

Buah kelapa dan gambir, kata Mentan Amran, dapat dijadikan potensi yang dikembangkan teknologi hilirisasinya oleh ITS. “Kita hindari ekspor dalam bentuk bahan baku,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu pula, Mentan Amran mengatakan bahwa Kementerian Pertanian berencana membeli 100 unit traktor terapung hasil teknologi ITS.

Tantangan untuk ITS

Bukan kali pertama itu Mentan Amtan bertemu dengan anggota MWA ITS serta para guru besarnya.

Overview

  • Mentan Andi Amran Sulaiman merupakan anggota Majelis Wali Amanat ITS periode 2026-2031.
  • Kementerian Pertanian siap membeli 100 unit traktor terapung hasil teknologi ITS.
  • Mentan Amran menantang ITS untuk menghasilkan teknologi pertanian modern.

SulawesiPos.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan siap untuk mengajar di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. “Demi kemajuan pendidikan,” katanya.gha

Mentan Amran menyampaikan tekad tersebut saat menghadiri silaturahmi dengan para anggota Majelis Wali Amanat atau MWA ITS di Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu (14/1/2026) malam.

Andi Amran Sulaiman merupakan anggota MWA ITS terpilih 2026-2031 dari unsur masyarakat.

Dalam pertemuan itu, Mentan Amran duduk dengan diapit Ketua MWA ITS periode 2021-2026 Prof Dr Ir Muh Nuh DEA dan Rektor ITS Prof Dr Ir Bambang Pramujati MSc Eng PhD.

Kepada para anggota MWA ITS yang lama maupun yang baru, Mentan Amran menyampaikan harapan agar ITS dapat ikut berkontribusi mengelola bahan baku nikel, di mana Indonesia memiliki potensi nikel dunia hingga 52 persen.

Baca Juga: 
Mentan Amran Beli 100 Unit Traktor Terapung ITS, Tantang Bikin Traktor Listrik untuk Tanam Otomatis

“Itu untuk produksi baterai kendaraan listrik yang konsumennya tersebar di Eropa dan Amerika Serikat,” ujarnya.

Tak hanya itu, Mentan Amran juga menawarkan, anggota WMA yang mengelola pesantren dapat berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian untuk budidaya perkebunan.

Buah kelapa dan gambir, kata Mentan Amran, dapat dijadikan potensi yang dikembangkan teknologi hilirisasinya oleh ITS. “Kita hindari ekspor dalam bentuk bahan baku,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu pula, Mentan Amran mengatakan bahwa Kementerian Pertanian berencana membeli 100 unit traktor terapung hasil teknologi ITS.

Tantangan untuk ITS

Bukan kali pertama itu Mentan Amtan bertemu dengan anggota MWA ITS serta para guru besarnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/