Kelima, transformasi pertanian. Kementan mendorong peralihan dari sistem tradisional ke pertanian modern berbasis mekanisasi. Teknologi ini mampu menekan biaya produksi hingga 50 persen dan meningkatkan hasil panen sampai 100 persen.
Dalam dua tahun terakhir, sebanyak 167.906 unit alat mesin pertanian (alsintan) telah disalurkan ke berbagai daerah. Program perluasan sawah juga digencarkan, termasuk di Merauke dan Kalimantan Tengah, yang kini mulai memasuki masa panen.
Berbagai kebijakan tersebut berdampak langsung pada kesejahteraan petani. Nilai Tukar Petani (NTP) pada Desember 2025 mencapai 123,26, tertinggi dalam 33 tahun terakhir. Sementara itu, stok beras Bulog per 31 Desember 2025 tercatat sebesar 3,25 juta ton, level tertinggi sepanjang sejarah.
“Ke depan, Kementan tidak hanya fokus pada pangan, tetapi juga mendukung kemandirian energi melalui program Biodiesel B50,” ujar Amran.

