Overview
Pemerintah dijadwalkan mengumumkan swasembada pangan nasional bertepatan dengan panen raya hari ini.
Stok beras nasional berada pada level tertinggi sepanjang sejarah tanpa impor beras medium.
Momentum panen raya melibatkan jutaan petani dan disiarkan langsung oleh Kementerian Pertanian.
SulawesiPos.com – Pemerintah dijadwalkan akan mengumumkan capaian swasembada pangan nasional bersamaan dengan pelaksanaan panen raya yang melibatkan jutaan petani di seluruh Indonesia, Rabu (7/1/2026).
Pengumuman tersebut akan disampaikan bersama Presiden RI dan menjadi penanda penguatan ketahanan pangan nasional tanpa impor beras medium pada awal 2026.
Berdasarkan data pemerintah, stok beras nasional saat ini berada pada level tertinggi sepanjang sejarah, dengan cadangan beras pemerintah tercatat mencapai 4,2 juta ton pada pertengahan 2025 dan berada di angka 3,25 juta ton pada akhir tahun, sementara produksi beras nasional mencapai 34,71 juta ton.
Kondisi tersebut dinilai berkontribusi pada stabilnya harga beras, terjaganya inflasi, serta peningkatan kesejahteraan petani di berbagai daerah.
Panen raya nasional dan pengumuman swasembada pangan dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 7 Januari 2026, pukul 09.50 WIB, dan akan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube, Instagram, dan TikTok Kementerian Pertanian.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyampaikan bahwa capaian pemerintahan pada tahun pertama kepemimpinannya merupakan hasil dari strategi transformasi bangsa yang disusun secara tertulis, terukur, dan berbasis kajian jangka panjang.
“Apa yang kita telah capai, menurut saya sangat membanggakan. Kita maju ke hadapan rakyat dengan sesuatu strategi, strategi tertulis, strategi terukur, strategi melalui kajian puluhan tahun,” ujar Presiden saat memberikan taklimat awal tahun kepada jajaran Kabinet Merah Putih di Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/1/2026).
Presiden menegaskan bahwa swasembada pangan menjadi elemen utama dalam mewujudkan kemandirian bangsa, karena tidak ada negara yang benar-benar merdeka tanpa kemampuan menjamin kebutuhan pangan rakyatnya.
“Bangsa Indonesia harus mandiri, bangsa Indonesia harus berdiri di atas kaki kita sendiri, dan di situ elemen utamanya adalah swasembada pangan. Tidak ada bangsa yang merdeka, bila mana bangsa itu tidak bisa menjamin makan untuk rakyatnya,” tegas Presiden.
Pemerintah menilai dinamika global, termasuk konflik di negara pemasok pangan dan pengalaman pandemi Covid-19, menjadi pengingat pentingnya kemandirian pangan nasional yang kini akan diumumkan secara resmi dalam momentum panen raya. (tar)