Pemerintah terus mempercepat rehabilitasi jaringan irigasi pertanian sebagai fondasi penting menuju swasembada pangan nasional, khususnya beras.
Dengan penguatan infrastruktur air, produksi beras pada tahun 2025 diproyeksikan mencapai 34,79 juta ton, sementara stok cadangan beras pemerintah (CBP) diperkirakan menyentuh 3,3 juta ton pada awal 2026.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa peningkatan kinerja pangan tidak bisa lepas dari penguatan fondasi produksi secara menyeluruh.
Salah satu fokus utama adalah pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi, yang menjadi penopang keberlanjutan produksi sekaligus kesejahteraan petani.
Menurutnya, pengelolaan air yang tepat memungkinkan petani memaksimalkan masa tanam, menekan risiko kekeringan, dan meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan.

