230 Pasangan Daftar Nikah Massal Gratis di Makassar, Kuota 210 Sudah Terlampaui

SulawesiPos.com — Pendaftaran program Nikah Massal gratis yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mulai membeludak. Hingga Kamis (1/10/2026), sekitar 230 pasangan telah mendaftar, melampaui kuota yang disiapkan sebanyak 210 pasangan.

Jumlah tersebut berasal dari dua jalur pendaftaran. Sekitar 150 pasangan mendaftar melalui Google Form yang sebelumnya dibuka Dinas Sosial Kota Makassar, sementara pendaftar melalui platform Lontara+ juga terus bertambah.

Tim Ahli Pemkot Makassar Bidang Percepatan Digitalisasi, Andi Gita Namira Patigana, mengatakan pendaftaran melalui Lontara+ telah mencapai sekitar 80 orang, meski baru sekitar 25 pasangan yang mengirimkan berkas.

“Yang mendaftar itu sudah 80an orang. Tapi yang kirim berkas itu sudah sekitar 25 pasang,” ucap Andi Gita diwawancara di Makassar Government Center (MGC) Jl Slamet Riyadi.

Sistem pendaftaran melalui Lontara+ dirancang secara end-to-end. Berkas yang diunggah peserta akan diterima admin Dinas Sosial untuk diverifikasi sebelum dinyatakan lengkap atau dikembalikan untuk diperbaiki.

“Ketika orang sudah mendaftar di Lontara, nanti ada admin yang kita berikan kepada Dinsos. Dinsos bisa terima atau menolak dengan revisi. Peserta bisa mengupload kembali berkas-berkasnya di Lontara Plus,” jelasnya.

BACA JUGA:  Pallubasa Serigala Terancam Digusur, Pemkot Makassar Nilai Warung Kuasai Bahu Jalan Puluhan Tahun

Pendaftaran program Nikah Massal gratis tersebut masih dibuka hingga 16 Oktober 2026.

Masyarakat yang ingin mengikuti program ini dapat mendaftar melalui aplikasi Lontara Plus atau situs lontaraplus.go.id.

SulawesiPos.com — Pendaftaran program Nikah Massal gratis yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mulai membeludak. Hingga Kamis (1/10/2026), sekitar 230 pasangan telah mendaftar, melampaui kuota yang disiapkan sebanyak 210 pasangan.

Jumlah tersebut berasal dari dua jalur pendaftaran. Sekitar 150 pasangan mendaftar melalui Google Form yang sebelumnya dibuka Dinas Sosial Kota Makassar, sementara pendaftar melalui platform Lontara+ juga terus bertambah.

Tim Ahli Pemkot Makassar Bidang Percepatan Digitalisasi, Andi Gita Namira Patigana, mengatakan pendaftaran melalui Lontara+ telah mencapai sekitar 80 orang, meski baru sekitar 25 pasangan yang mengirimkan berkas.

“Yang mendaftar itu sudah 80an orang. Tapi yang kirim berkas itu sudah sekitar 25 pasang,” ucap Andi Gita diwawancara di Makassar Government Center (MGC) Jl Slamet Riyadi.

Sistem pendaftaran melalui Lontara+ dirancang secara end-to-end. Berkas yang diunggah peserta akan diterima admin Dinas Sosial untuk diverifikasi sebelum dinyatakan lengkap atau dikembalikan untuk diperbaiki.

“Ketika orang sudah mendaftar di Lontara, nanti ada admin yang kita berikan kepada Dinsos. Dinsos bisa terima atau menolak dengan revisi. Peserta bisa mengupload kembali berkas-berkasnya di Lontara Plus,” jelasnya.

BACA JUGA:  Pemkot Makassar Siapkan Rp10,6 Miliar untuk Perbaikan Akses Jalan TPA Antang

Pendaftaran program Nikah Massal gratis tersebut masih dibuka hingga 16 Oktober 2026.

Masyarakat yang ingin mengikuti program ini dapat mendaftar melalui aplikasi Lontara Plus atau situs lontaraplus.go.id.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru