Rekaman CCTV memperlihatkan detik-detik pembegalan terhadap pria asal Takalar di Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar.
SulawesiPos.com – Polisi mengungkap sepeda motor milik Muhammad Rijal (36), petani asal Kabupaten Takalar yang menjadi korban pembegalan disertai penyerangan busur panah di Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), telah dipreteli oleh para pelaku. Hingga kini, sebanyak tujuh terduga pelaku telah diamankan dan kasusnya masih terus dikembangkan.
Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar, Ipda Supriadi Gaffar mengatakan, tujuh terduga pelaku ditangkap di sejumlah lokasi berbeda di Kota Makassar pada Rabu (8/7/2026).
“Untuk yang sudah kami amankan dari Jatanras Polrestabes Makassar bersama Polsek Tamalate sekarang sudah ada tujuh orang terduga pelaku,” ujar Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar, Ipda Supriadi Gaffar kepada wartawan, Kamis (9/7/2026).
Dalam penyelidikan, polisi menemukan barang bukti berupa potongan sepeda motor milik korban yang telah dipisahkan oleh para pelaku.
“Kami menemukan potongan-potongan barang bukti berupa motor korban. Motor itu sudah dipreteli, kemudian rangka dan nomor mesinnya dipisahkan dan dibuang ke sungai,” jelas Supriadi.
Supriadi menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, para pelaku berkeliling mencari korban secara acak di jalanan sebelum akhirnya menemukan sasaran di Jalan Metro Tanjung Bunga, wilayah Kecamatan Tamalate.
“Beberapa kelompok pemuda melakukan rolling di jalan dan menemukan dan melakukan aksinya ketika korban melintas di wilayah Polsek Tamalate yang tepatnya di Jalan Metro Tanjung Bunga,” katanya.
Saat korban melintas, kelompok pelaku langsung menghadang dan mengepung korban hingga tidak dapat melarikan diri.
“Saat itu korban melintas dan berpapasan dengan sejumlah pemuda tersebut yang di mana terduga pelaku itu melakukan aksinya dengan mengepung korban,” tambah Supriadi.
Setelah itu, para pelaku menembakkan anak panah busur yang mengenai tubuh korban hingga terjatuh. Kesempatan tersebut dimanfaatkan pelaku untuk membawa kabur sepeda motor korban.
“(Pelaku) melepaskan anak busur ke korban yang mana mengenai tubuh korban dan korban terjatuh. Kemudian kelompok pemuda tersebut membawa kendaraan sepeda motor tersebut dan meninggalkan korban,” ungkapnya.
Polisi juga menduga kelompok tersebut tidak hanya beraksi satu kali. Dari hasil pemeriksaan sementara, terdapat dua lokasi kejadian perkara (TKP) dengan modus serupa, yakni merampas sepeda motor di wilayah Kecamatan Tamalate.
“Sekarang sudah ada dua TKP dengan modus yang sama, yakni merampas motor. Kasusnya masih kami kembangkan,” imbuhnya.
Diketahui, aksi pembegalan tersebut terjadi di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar, Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 03.00 Wita. Saat itu Muhammad Rijal sedang dalam perjalanan pulang menuju rumahnya di Kabupaten Takalar.
Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan melarikan diri dari kejaran pelaku. Namun para pelaku terus mengejar sambil melepaskan anak panah busur hingga mengenai paha korban. Akibat serangan tersebut, korban terjatuh dan sepeda motornya dirampas oleh para pelaku.