Teror Geng Motor Kembali! Pria Diserang Brutal di Jalan Pongtiku

SulawesiPos.com – Aksi brutal yang diduga dilakukan oleh sekelompok geng motor kembali terjadi di Makassar.

Seorang pria menjadi korban pembusuran sekaligus penusukan dalam insiden yang terjadi di Jalan Pongtiku pada Selasa (14/04/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.10 WITA dan sempat menggegerkan warga sekitar yang terbangun akibat suara keributan dari lokasi kejadian.

Sejumlah saksi mata mengungkapkan bahwa situasi berlangsung cepat dan penuh kepanikan.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban awalnya melintas menggunakan sepeda motor bersama rekannya.

Namun, tidak lama kemudian, mereka diduga dipepet oleh sekelompok pemuda yang berboncengan menggunakan beberapa kendaraan.

Tanpa banyak interaksi, kelompok tersebut langsung melakukan penyerangan secara brutal.

Para pelaku diduga menggunakan busur panah serta senjata tajam untuk melukai korban.

Serangan mendadak itu membuat korban panik dan berusaha menyelamatkan diri.

Ia kemudian berlari masuk ke sebuah warung kelontong di sekitar lokasi kejadian dengan harapan bisa berlindung.

BACA JUGA: 
Kabur Lompat ke Sungai, Residivis Pencurian Rumah di Maros Akhirnya Ditangkap di Pelabuhan Makassar

Namun nahas, para pelaku terus mengejar korban hingga masuk ke dalam warung tersebut.

Situasi semakin mencekam saat penyerangan kembali terjadi di dalam area warung, membuat korban tak memiliki ruang untuk melarikan diri.

Kondisi Korban

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka serius.

Sebuah anak busur dilaporkan tertancap di bagian kepala sebelah kiri, selain luka akibat senjata tajam di beberapa bagian tubuhnya.

Korban kemudian mendapatkan pertolongan dari warga sekitar sebelum akhirnya dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Hingga saat ini, kondisi korban masih dalam perawatan dan belum diketahui secara pasti perkembangan kesehatannya.

Warga Resah Aksi Geng Motor

Insiden ini menambah daftar panjang kasus kekerasan jalanan yang meresahkan masyarakat, khususnya yang melibatkan kelompok geng motor.

Warga sekitar mengaku trauma dan khawatir kejadian serupa kembali terulang, terutama pada jam-jam rawan seperti dini hari.

Beberapa warga bahkan berharap aparat keamanan meningkatkan patroli di wilayah tersebut guna mencegah aksi kriminal yang semakin nekat dan brutal.

BACA JUGA: 
Cuaca Ekstrem Lumpuhkan Akses Jalan dan Rusak Permukiman di Makassar–Maros

“Suara ribut sekali, kami kaget karena terjadi tiba-tiba. Sangat menakutkan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Peran Aparat Diharapkan Lebih Tegas

Kasus ini kembali menjadi perhatian publik terkait maraknya aksi geng motor di berbagai daerah, termasuk di Makassar.

Penanganan yang cepat dan tegas dari aparat kepolisian dinilai sangat penting untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Selain itu, pengawasan terhadap aktivitas kelompok remaja dan pemuda juga dinilai perlu ditingkatkan, termasuk peran keluarga dan lingkungan dalam mencegah keterlibatan dalam aksi kriminal.

Imbauan untuk Warga

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama saat beraktivitas pada malam hingga dini hari.

Jika menemukan aktivitas mencurigakan, warga diminta segera melapor kepada pihak berwenang guna mencegah kejadian yang tidak diinginkan.

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Diperlukan sinergi antara warga, aparat, dan pemerintah untuk menciptakan kondisi yang lebih aman dan kondusif.

BACA JUGA: 
Jokowi Dijadwalkan Hadiri Rakernas PSI di Makassar Hari Ini, Kehadiran Dimajukan

SulawesiPos.com – Aksi brutal yang diduga dilakukan oleh sekelompok geng motor kembali terjadi di Makassar.

Seorang pria menjadi korban pembusuran sekaligus penusukan dalam insiden yang terjadi di Jalan Pongtiku pada Selasa (14/04/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.10 WITA dan sempat menggegerkan warga sekitar yang terbangun akibat suara keributan dari lokasi kejadian.

Sejumlah saksi mata mengungkapkan bahwa situasi berlangsung cepat dan penuh kepanikan.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban awalnya melintas menggunakan sepeda motor bersama rekannya.

Namun, tidak lama kemudian, mereka diduga dipepet oleh sekelompok pemuda yang berboncengan menggunakan beberapa kendaraan.

Tanpa banyak interaksi, kelompok tersebut langsung melakukan penyerangan secara brutal.

Para pelaku diduga menggunakan busur panah serta senjata tajam untuk melukai korban.

Serangan mendadak itu membuat korban panik dan berusaha menyelamatkan diri.

Ia kemudian berlari masuk ke sebuah warung kelontong di sekitar lokasi kejadian dengan harapan bisa berlindung.

BACA JUGA: 
Kabur Lompat ke Sungai, Residivis Pencurian Rumah di Maros Akhirnya Ditangkap di Pelabuhan Makassar

Namun nahas, para pelaku terus mengejar korban hingga masuk ke dalam warung tersebut.

Situasi semakin mencekam saat penyerangan kembali terjadi di dalam area warung, membuat korban tak memiliki ruang untuk melarikan diri.

Kondisi Korban

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka serius.

Sebuah anak busur dilaporkan tertancap di bagian kepala sebelah kiri, selain luka akibat senjata tajam di beberapa bagian tubuhnya.

Korban kemudian mendapatkan pertolongan dari warga sekitar sebelum akhirnya dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Hingga saat ini, kondisi korban masih dalam perawatan dan belum diketahui secara pasti perkembangan kesehatannya.

Warga Resah Aksi Geng Motor

Insiden ini menambah daftar panjang kasus kekerasan jalanan yang meresahkan masyarakat, khususnya yang melibatkan kelompok geng motor.

Warga sekitar mengaku trauma dan khawatir kejadian serupa kembali terulang, terutama pada jam-jam rawan seperti dini hari.

Beberapa warga bahkan berharap aparat keamanan meningkatkan patroli di wilayah tersebut guna mencegah aksi kriminal yang semakin nekat dan brutal.

BACA JUGA: 
Patroli Dini Hari Tekan Aksi Jalanan, Polisi Sapu Bersih Geng Motor dan Balap Liar di Makassar

“Suara ribut sekali, kami kaget karena terjadi tiba-tiba. Sangat menakutkan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Peran Aparat Diharapkan Lebih Tegas

Kasus ini kembali menjadi perhatian publik terkait maraknya aksi geng motor di berbagai daerah, termasuk di Makassar.

Penanganan yang cepat dan tegas dari aparat kepolisian dinilai sangat penting untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Selain itu, pengawasan terhadap aktivitas kelompok remaja dan pemuda juga dinilai perlu ditingkatkan, termasuk peran keluarga dan lingkungan dalam mencegah keterlibatan dalam aksi kriminal.

Imbauan untuk Warga

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama saat beraktivitas pada malam hingga dini hari.

Jika menemukan aktivitas mencurigakan, warga diminta segera melapor kepada pihak berwenang guna mencegah kejadian yang tidak diinginkan.

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Diperlukan sinergi antara warga, aparat, dan pemerintah untuk menciptakan kondisi yang lebih aman dan kondusif.

BACA JUGA: 
Pasutri Angkut 100 Liter Ballo ke Makassar untuk Dijual, Pelaku Diamankan

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru