SulawesiPos.com – Aksi juru parkir (jukir) yang berseteru dengan masyarakat kembali membuat warga Makassar resah.
Praktik parkir liar yang disertai intimidasi bahkan ancaman kekerasan kembali mencuat dan viral di media sosial.
Terbaru, seorang jukir liar di kawasan Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar memaksa sopir taksi online yang hanya menjemput penumpang untuk membayar parkir.
Aksi tersebut tidak hanya dilakukan secara verbal, tetapi juga disertai ancaman.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, jukir tersebut terlihat menagih tarif parkir kepada pengemudi taksi online.
Ia juga menahan pintu mobil penumpang yang hendak ditutup dan terlibat adu mulut dengan sopir.
Situasi semakin memanas saat pelaku menyadari aksinya direkam. Ia kemudian meminta perekaman dihentikan dan melontarkan ancaman akan merebut ponsel pengemudi.
“Apa itu video mu, matikan njo, ku ra’bbuki (rebut) itu hp mu,” kata jukir liar dalam video tersebut.
Peristiwa ini diketahui terjadi pada Sabtu (4/4). Polisi yang menerima laporan segera bergerak ke lokasi dan mengamankan pelaku berinisial S (22).
“Tim langsung melakukan tindakan pengamanan dan berhasil mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam praktik parkir liar tersebut,” kata Kasubsi Penmas Polres Pelabuhan Makassar Aipda Adil, Minggu (5/4/2026).
Kasus ini bukan satu-satunya. Dalam beberapa waktu terakhir, aksi jukir liar dengan modus serupa terjadi di sejumlah titik di Makassar.
1. Jukir Marahi Pemobil Usai Dibayar Rp2 Ribu
Kasus jukir meresahkan juga terjadi di Jalan Penghibur Makassar. Seorang jukir liar berinisial MC (33) viral setelah memarahi pengemudi mobil karena hanya diberi uang parkir Rp2.000.
Peristiwa ini terjadi pada Kamis (2/4/2026). Video kejadian tersebut ramai dibagikan warganet hingga akhirnya polisi turun tangan.
“Menindaklanjuti keluhan masyarakat di media sosial khususnya juru parkir liar dan kami merespons cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat tersebut mendatangi TKP dan mengamankan juru parkir tersebut yang ternyata juru parkir liar tanpa ID card,” ujar Kasubnit 4 Turjawali Sat Sabhara Polrestabes Makassar Aiptu Agus Setiawan kepada wartawan, Kamis (2/4).
Pelaku diketahui memaksa pengendara membayar Rp5.000. Saat hanya diberi Rp2.000, ia tidak terima dan terlibat cekcok hingga aksinya viral.
“Jadi kronologisnya menurut tadi dia meminta Rp 5.000 rupiah, cuma dikasih sama pengguna mobil Rp 2.000 dia tidak terima sambil ngomel-ngomel, akhirnya viral,” katanya.
Saat hendak diamankan, ia sempat berdebat dan tidak mampu menunjukkan identitas resmi sebagai jukir.
“Pelaku tidak memiliki ID card resmi sebagai juru parkir. Setelah diamankan, kami serahkan ke unit tindak pidana ringan untuk proses hukum,” kata Agus.
Pelaku kemudian dibawa ke Markas Polrestabes Makassar bersama barang bukti uang hasil pungutan.
2. Tarif Rp10 Ribu di Pantai Losari
Sorotan juga mengarah ke kawasan Pantai Losari. Seorang jukir terekam mematok tarif parkir Rp10.000 di depan petugas PD Parkir Makassar Raya.
Dalam video, jukir terlihat meminta uang parkir di dekat portal elektronik, sementara petugas PD Parkir tampak membiarkan aksi tersebut berlangsung.
Adapun aksi jukir mematok tarif Rp 10 ribu diduga di hadapan petugas itu terjadi pada Senin (30/3) siang.
3. Tarif Lebaran Jadi Alasan Jukir Marah-marah di Pasar Sentral
Di Pasar Sentral Makassar, aksi jukir marah-marah juga viral.
Seorang jukir memaksa tarif Rp10.000 dengan alasan masih suasana Lebaran, meski pengemudi hanya membayar Rp6.000.
Cekcok pun terjadi hingga jukir tersebut memukul mobil korban.
Video kejadian itu viral dan berujung penindakan oleh pihak kepolisian.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Ende, AIPTU Arsyad, kemudian mengamankan pelaku ke Polsek Wajo.
“Juru Parkir yang melakukan pemalakan mengaku resmi dari PD Parkir Kota Makassar, tetapi mereka sengaja menaikkan tarif parkir di momen – momen tertentu, seperti dalam bulan ramadan hingga pasca lebaran,” Ujar IPTU Arsyad saat mengamankan pelaku, Minggu, (29/3/2026).
4. Jukir Dipukul Massa Usai Salat Id
Kasus lain terjadi di Jalan Kakaktua, Kecamatan Mamajang. Seorang jukir liar menjadi sasaran amukan massa usai Salat Idul Fitri 2026.
Dalam video yang beredar, jukir tersebut sempat hendak berkelahi dengan salah satu jemaah, sebelum akhirnya kabur dan dikejar massa.
Aksi itu diduga dipicu tarif parkir yang dianggap terlalu tinggi.
5. Jukir Beraksi di Dekat Pos Polisi
Aksi jukir liar bahkan terjadi di area dekat pos polisi. Seorang remaja berinisial AK (16) diamankan setelah terekam melakukan pemalakan terhadap penumpang di kawasan pelabuhan.
“AK terduga pelaku jukir liar yang terekam dalam video viral yang terjadi di depan Pelabuhan Makassar,” kata Kasubsi Penmas Polres Pelabuhan Aipda Adil dalam keterangannya, Senin (17/11).
Pelaku diamankan tanpa perlawanan dan dibawa ke Mapolsek Wajo untuk pemeriksaan lanjutan. Sementara identitas korban masih dalam penyelidikan.
“Korban masih dalam penyelidikan atau belum diketahui identitasnya,” katanya.
Rentetan kasus ini menegaskan bahwa persoalan jukir liar di Makassar masih menjadi pekerjaan rumah serius, khususnya dalam menjaga ketertiban umum, rasa aman masyarakat, serta kepercayaan publik terhadap pengelolaan parkir di ruang publik.

