SulawesiPos.com – Puluhan penumpang penerbangan Sriwijaya Air SJ 698 rute Makassar–Ternate meluapkan kekecewaan setelah bagasi mereka tidak ikut terbawa dan tertahan di Makassar.
Akibat kejadian tersebut, para penumpang terpaksa bermalam di Bandara Sultan Babullah, Ternate.
Insiden ini bermula dari keterlambatan jadwal penerbangan. Pesawat yang seharusnya berangkat pukul 03.30 WITA mengalami penundaan hingga sekitar pukul 05.00 WITA, Minggu (5/4/2026).
Pesawat kemudian lepas landas dan tiba di Ternate sekitar pukul 08.00 WIT.
Bagasi Tak Kunjung Datang
Permasalahan justru memuncak setelah para penumpang tiba di area pengambilan bagasi.
Dari sekian koper yang ditunggu, hanya sebagian kecil yang keluar di conveyor belt.
Sejumlah bagasi lainnya tidak muncul tanpa kejelasan, membuat para penumpang kecewa dan frustrasi.
Hingga berjam-jam menunggu, pihak maskapai belum dapat memastikan kapan koper-koper tersebut akan tiba, termasuk tanpa adanya jaminan waktu pengiriman.
Delapan jam berlalu, bagasi yang dinanti tak kunjung sampai.
Banyak penumpang mengaku membawa barang-barang penting dan perlengkapan mendesak untuk aktivitas selama berada di Ternate, sehingga keterlambatan bagasi ini berdampak langsung pada agenda dan kebutuhan mereka.

