Delay 15 Jam Tanpa Kejelasan! Penumpang Sriwijaya Air Terlantar Semalaman di Bandara

SulawesiPos.com – Keluhan keras datang dari salah satu penumpang maskapai Sriwijaya Air terkait keterlambatan penerbangan yang dinilai tidak profesional.

Peristiwa ini viral setelah diunggah oleh akun Instagram @vincentliyanto dan memicu perdebatan luas di media sosial.

Dalam unggahannya, penumpang tersebut mengaku harus menunggu hingga lebih dari 15 jam tanpa kejelasan jadwal keberangkatan untuk rute Makassar menuju Jakarta.

Kronologi: Dari Siang Hingga Subuh Tanpa Kepastian

Berdasarkan keterangan yang dibagikan, ketidakpastian jadwal sudah terjadi sejak siang hari.

Jadwal penerbangan rute Makassar ke Jakarta disebut terus berubah tanpa informasi yang jelas dari pihak maskapai.

Penumpang mengaku sudah berada di bandara Sultan Hasanuddin dari tanggal 29 Maret 2026 pukul 14.00, namun hingga 30 Maret 2026 pukul 06.00 keesokan harinya, belum ada kepastian kapan pesawat akan diberangkatkan.

“Mana bisa penumpang dibiarkan telantar dari jam 14.00 sampai jam 06.00 tanpa kejelasan kapan bisa terbang? Dimana keadilan dan perlindungan konsumennya?” tulisnya dalam unggahan tersebut.

BACA JUGA: 
5 Wisata Makassar Terdekat dari Bandara, Cocok untuk Liburan Singkat

Situasi ini membuat banyak penumpang kelelahan dan frustrasi karena harus menunggu dalam waktu yang sangat lama tanpa informasi yang transparan.

Belum Diberangkatkan Saat Viral

Yang semakin memicu kemarahan publik, hingga unggahan tersebut viral, penumpang tersebut mengaku dirinya dan penumpang lain masih belum diberangkatkan.

Ia juga menyoroti kurangnya profesionalisme maskapai dalam menangani situasi darurat operasional seperti delay panjang.

Screenshot_20260331_021540
Keluhan penumpang Sriwijaya Air diunggah oleh akun Instagram @vincentliyanto. Dok/vincentliyanto

Menurutnya, tidak hanya soal keterlambatan, tetapi juga minimnya komunikasi dan penanganan terhadap hak-hak penumpang menjadi masalah utama.

Sorotan Publik: Hak Penumpang Dipertanyakan

Kasus ini kembali membuka diskusi publik mengenai standar pelayanan maskapai domestik di Indonesia.

Banyak netizen menyoroti pentingnya:

  1. Transparansi informasi saat delay
  2. Kompensasi yang layak
  3. Fasilitas bagi penumpang terdampak
  4. Tanggung jawab maskapai dalam situasi krisis

Dalam industri penerbangan, keterlambatan memang bisa terjadi karena berbagai faktor.

Namun, penanganan terhadap penumpang menjadi indikator utama profesionalisme maskapai.

Pentingnya Perlindungan Konsumen di Sektor Penerbangan

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa perlindungan konsumen di sektor penerbangan masih menjadi isu krusial.

BACA JUGA: 
Paket Berisi 65 Proyektil Amunisi Ditemukan di Gudang Kargo Bandara Sultan Hasanuddin

Penumpang berharap maskapai tidak hanya fokus pada operasional, tetapi juga memberikan kepastian, kenyamanan, dan tanggung jawab penuh terhadap pelanggan, terutama saat terjadi gangguan jadwal.

Kasus Delay Panjang Sering Terjadi

Kasus delay panjang yang dialami penumpang Sriwijaya Air ini menjadi cerminan bahwa komunikasi dan pelayanan dalam kondisi krisis masih perlu dibenahi.

Tanpa kejelasan informasi, keterlambatan bukan hanya soal waktu, tetapi juga menyangkut kepercayaan publik terhadap maskapai.

SulawesiPos.com – Keluhan keras datang dari salah satu penumpang maskapai Sriwijaya Air terkait keterlambatan penerbangan yang dinilai tidak profesional.

Peristiwa ini viral setelah diunggah oleh akun Instagram @vincentliyanto dan memicu perdebatan luas di media sosial.

Dalam unggahannya, penumpang tersebut mengaku harus menunggu hingga lebih dari 15 jam tanpa kejelasan jadwal keberangkatan untuk rute Makassar menuju Jakarta.

Kronologi: Dari Siang Hingga Subuh Tanpa Kepastian

Berdasarkan keterangan yang dibagikan, ketidakpastian jadwal sudah terjadi sejak siang hari.

Jadwal penerbangan rute Makassar ke Jakarta disebut terus berubah tanpa informasi yang jelas dari pihak maskapai.

Penumpang mengaku sudah berada di bandara Sultan Hasanuddin dari tanggal 29 Maret 2026 pukul 14.00, namun hingga 30 Maret 2026 pukul 06.00 keesokan harinya, belum ada kepastian kapan pesawat akan diberangkatkan.

“Mana bisa penumpang dibiarkan telantar dari jam 14.00 sampai jam 06.00 tanpa kejelasan kapan bisa terbang? Dimana keadilan dan perlindungan konsumennya?” tulisnya dalam unggahan tersebut.

BACA JUGA: 
Paket Berisi 65 Proyektil Amunisi Ditemukan di Gudang Kargo Bandara Sultan Hasanuddin

Situasi ini membuat banyak penumpang kelelahan dan frustrasi karena harus menunggu dalam waktu yang sangat lama tanpa informasi yang transparan.

Belum Diberangkatkan Saat Viral

Yang semakin memicu kemarahan publik, hingga unggahan tersebut viral, penumpang tersebut mengaku dirinya dan penumpang lain masih belum diberangkatkan.

Ia juga menyoroti kurangnya profesionalisme maskapai dalam menangani situasi darurat operasional seperti delay panjang.

Screenshot_20260331_021540
Keluhan penumpang Sriwijaya Air diunggah oleh akun Instagram @vincentliyanto. Dok/vincentliyanto

Menurutnya, tidak hanya soal keterlambatan, tetapi juga minimnya komunikasi dan penanganan terhadap hak-hak penumpang menjadi masalah utama.

Sorotan Publik: Hak Penumpang Dipertanyakan

Kasus ini kembali membuka diskusi publik mengenai standar pelayanan maskapai domestik di Indonesia.

Banyak netizen menyoroti pentingnya:

  1. Transparansi informasi saat delay
  2. Kompensasi yang layak
  3. Fasilitas bagi penumpang terdampak
  4. Tanggung jawab maskapai dalam situasi krisis

Dalam industri penerbangan, keterlambatan memang bisa terjadi karena berbagai faktor.

Namun, penanganan terhadap penumpang menjadi indikator utama profesionalisme maskapai.

Pentingnya Perlindungan Konsumen di Sektor Penerbangan

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa perlindungan konsumen di sektor penerbangan masih menjadi isu krusial.

BACA JUGA: 
Kejutan Manis di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, pemudik Kaget Dapat Hampers Gratis di Area Bagasi

Penumpang berharap maskapai tidak hanya fokus pada operasional, tetapi juga memberikan kepastian, kenyamanan, dan tanggung jawab penuh terhadap pelanggan, terutama saat terjadi gangguan jadwal.

Kasus Delay Panjang Sering Terjadi

Kasus delay panjang yang dialami penumpang Sriwijaya Air ini menjadi cerminan bahwa komunikasi dan pelayanan dalam kondisi krisis masih perlu dibenahi.

Tanpa kejelasan informasi, keterlambatan bukan hanya soal waktu, tetapi juga menyangkut kepercayaan publik terhadap maskapai.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru