SulawesiPos.com – Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), melalui Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar menyiapkan sejumlah program strategis pada tahun anggaran 2026.
Salah satu fokus utama adalah pembangunan jalan akses menuju TPA Antang Tamangapa dengan nilai anggaran sebesar Rp10,6 miliar.
Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, menjelaskan bahwa proyek tersebut ditujukan untuk mengurai antrean panjang truk sampah yang kerap menimbulkan kemacetan lalu lintas di kawasan sekitar TPA Antang, Kecamatan Manggala.
“Untuk tahun 2026 ini kita anggarkan Rp10,6 miliar untuk membangun jalan dan mengatasi antrean panjang agar tidak memicu kemacetan lalu lintas,” ujarnya, Minggu (22/2/2026).
Menurut Zuhaelsi, pembangunan dan pemerataan infrastruktur dasar menjadi salah satu prioritas utama pemerintah kota, khususnya dalam mendukung kelancaran layanan publik dan mobilitas warga.
Kemacetan parah yang selama ini terjadi di akses masuk TPA Antang akibat antrean truk sampah, lanjutnya, menjadi dasar perlunya perluasan akses melalui pembangunan jalan baru agar arus lalu lintas lebih terkendali.
Penataan Pedestrian dan Perbaikan Jalan Jadi Prioritas
Selain pembangunan jalan menuju TPA Antang, Pemkot Makassar juga menyiapkan program penataan pedestrian di dua ruas jalan.
Program tersebut dialokasikan anggaran sebesar Rp12,6 miliar dengan tujuan meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pejalan kaki.
“Bukan cuma pembangunan jalan menuju TPA Antang, beberapa program lainnya seperti penataan pedestrian di dua ruas jalan dialokasikan anggaran sebesar Rp12,6 miliar guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki,” jelasnya.
Zuhaelsi menambahkan, sepanjang Tahun Anggaran 2025, Pemkot Makassar telah melakukan penanganan signifikan terhadap infrastruktur jalan di berbagai wilayah kota.
Ia menyebutkan, sebanyak 105 ruas jalan aspal telah ditangani melalui belanja modal, sementara satu ruas jalan lainnya ditangani melalui belanja hibah.
“Sejak awal masa kepemimpinan Bapak Wali Kota, tahun 2025 sebanyak 105 ruas jalan aspal telah ditangani melalui belanja modal, serta satu ruas melalui belanja hibah,” ucapnya.

