Kebakaran di Jalan Sangir Hanguskan Delapan Rumah, Warga Duga Akibat Anak Bermain Korek Api

SulawesiPos.com – Kebakaran melanda kawasan permukiman padat di Jalan Sangir, Kelurahan Melayu Baru, Kota Makassar, pada Senin (16/2/2026) sore.

Peristiwa yang terjadi di Lorong 220 tersebut mengakibatkan total delapan unit rumah warga hangus terbakar.

“Ada delapan unit rumah warga dilaporkan terbakar,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Makassar Fadli Wellang saat dikonfirmasi wartawan di Makassar, Senin (16/2).

Laporan kebakaran diterima oleh Tim Damkarmat Makassar sekitar pukul 16.10 Wita dan langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan armada ke lokasi kejadian.

Sebanyak 17 unit mobil pemadam diturunkan, terdiri atas empat armada dari Carester Ujung Tanah, 12 armada dari Mako Damkar, serta satu unit rescue.

Api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian. Usai proses pemadaman, petugas melakukan penyemprotan lanjutan untuk pendinginan puing bangunan guna mencegah munculnya kembali titik api.

Berdasarkan keterangan ketua RT setempat, dugaan awal api berasal dari lantai dua salah satu rumah warga.

BACA JUGA: 
Kebakaran Hanguskan 1 Unit Kos-kosan di Makassar, 7 Unit Armada Dikerahkan

Namun, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian.

“Kami belum dapat pastikan itu (penyebabnya), tapi informasi diterima dugaan sementara titik api itu dari lantai dua rumah salah satu warga setempat,” katanya menambahkan.

Polisi telah berada di lokasi pascakebakaran untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, termasuk mengumpulkan keterangan dari para saksi yang melihat langsung peristiwa tersebut.

Diduga Karena Anak Bermain Korek Api

Salah seorang saksi mata, Rizki (30), mengungkapkan kebakaran diduga dipicu oleh seorang anak kecil yang bermain korek api tanpa pengawasan.

Menurutnya, api kecil tersebut menyambar salah satu rumah kayu dan dengan cepat membesar.

Api awalnya terlihat kecil, namun cepat merambat karena material bangunan mudah terbakar serta tiupan angin yang cukup kencang di kawasan pesisir.

“Tadi kecil apinya tapi kencang sekali angin karena daerah pantai kencang angin, cepat merambat,” ujar Rizky kepada SulawesiPos.com, Senin (16/2/2026).

Diketahui, anak kecil yang diduga menjadi pemicu awal kebakaran terluka di bagian lengan, namun sudah berhasil diselamatkan dan dievakuasi dari lokasi kejadian.

BACA JUGA: 
Atap Rumah di Tallo Makassar Terbakar Akibat Petasan Tahun Baru, Warga Nyaris Ricuh

SulawesiPos.com – Kebakaran melanda kawasan permukiman padat di Jalan Sangir, Kelurahan Melayu Baru, Kota Makassar, pada Senin (16/2/2026) sore.

Peristiwa yang terjadi di Lorong 220 tersebut mengakibatkan total delapan unit rumah warga hangus terbakar.

“Ada delapan unit rumah warga dilaporkan terbakar,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Makassar Fadli Wellang saat dikonfirmasi wartawan di Makassar, Senin (16/2).

Laporan kebakaran diterima oleh Tim Damkarmat Makassar sekitar pukul 16.10 Wita dan langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan armada ke lokasi kejadian.

Sebanyak 17 unit mobil pemadam diturunkan, terdiri atas empat armada dari Carester Ujung Tanah, 12 armada dari Mako Damkar, serta satu unit rescue.

Api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian. Usai proses pemadaman, petugas melakukan penyemprotan lanjutan untuk pendinginan puing bangunan guna mencegah munculnya kembali titik api.

Berdasarkan keterangan ketua RT setempat, dugaan awal api berasal dari lantai dua salah satu rumah warga.

BACA JUGA: 
Kebakaran Hanguskan 1 Unit Kos-kosan di Makassar, 7 Unit Armada Dikerahkan

Namun, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian.

“Kami belum dapat pastikan itu (penyebabnya), tapi informasi diterima dugaan sementara titik api itu dari lantai dua rumah salah satu warga setempat,” katanya menambahkan.

Polisi telah berada di lokasi pascakebakaran untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, termasuk mengumpulkan keterangan dari para saksi yang melihat langsung peristiwa tersebut.

Diduga Karena Anak Bermain Korek Api

Salah seorang saksi mata, Rizki (30), mengungkapkan kebakaran diduga dipicu oleh seorang anak kecil yang bermain korek api tanpa pengawasan.

Menurutnya, api kecil tersebut menyambar salah satu rumah kayu dan dengan cepat membesar.

Api awalnya terlihat kecil, namun cepat merambat karena material bangunan mudah terbakar serta tiupan angin yang cukup kencang di kawasan pesisir.

“Tadi kecil apinya tapi kencang sekali angin karena daerah pantai kencang angin, cepat merambat,” ujar Rizky kepada SulawesiPos.com, Senin (16/2/2026).

Diketahui, anak kecil yang diduga menjadi pemicu awal kebakaran terluka di bagian lengan, namun sudah berhasil diselamatkan dan dievakuasi dari lokasi kejadian.

BACA JUGA: 
Satu Rumah di Bontoduri Hangus Terbakar, Damkarmat Kerahkan 14 Armada

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru