Seluruhnya kini berada di kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lanjutan oleh penyidik setelah ditangkap pada dini hari.
Aksi tawuran tersebut sempat direkam oleh warga dan videonya kemudian beredar luas di media sosial.
Ajakan Rekan dan Konflik Lama
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, para pelaku mengaku terlibat dalam tawuran setelah menerima ajakan dari rekannya berinisial AR yang berdomisili di Jalan Lure.
Ajakan itu dilakukan untuk membantu menyerang kelompok pemuda di wilayah Jalan Maccini Gusung, yang diduga memiliki persoalan lama dengan kelompok mereka.
“Menurut pengakuan para terduga ini, pihak yang kerap memicu berbuat onar itu berasal dari Lorong Koslet, di wilayah Jalan Maccini Gusung,” katanya.
Penangkapan para pelaku dilakukan setelah polisi menerima laporan adanya tawuran antarpemuda di lokasi kejadian.
Saat tiba di tempat kejadian perkara, petugas langsung membubarkan kedua kelompok yang terlibat dan mengamankan tujuh orang.
Dalam rekaman video yang viral di media sosial, terlihat kedua kelompok saling melempar batu dan balok kayu, bahkan menggunakan lembaran seng sebagai pelindung.
Salah seorang pelaku juga tampak menarik busur dan melepaskan anak panah ke arah lawannya, sementara pelaku lainnya terlihat membawa senapan untuk menakut-nakuti kelompok lawan.

