27 C
Makassar
18 January 2026, 17:36 PM WITA

Modus COD Titip Barang Berkedok iPhone 17, Pelaku Tinggalkan Paket Palsu dan Bawa Kabur HP Korban

Aksi penipuan dengan modus titip barang saat transaksi COD kembali terjadi, videonya tersebar di media sosial.

Seorang korban harus kehilangan telepon genggamnya setelah terjebak bujuk rayu pelaku yang berpura-pura melakukan jual beli.

“Tidak pernah ka dikasih begini jadi tidak kutahu ki apa-apa toh,” ujar korban dalam video kepada orang yang merekamnya, Kamis (15/1/2026).

Dalam rekaman tersebut, korban menceritakan awal kejadian saat seorang pria datang menemuinya sambil membawa sebuah paket yang dibungkus rapi lengkap dengan kantong belanja.

Pelaku mengaku paket tersebut berisi iPhone 17 yang sedang dalam proses cash on delivery (COD).

Pelaku kemudian meminta tolong kepada korban untuk menitipkan barang tersebut dengan alasan temannya akan segera datang mengambilnya.

Untuk meyakinkan korban, pelaku menyerahkan paket tersebut, namun meminta HP milik korban untuk dipegang sementara sebagai jaminan.

Tanpa menaruh curiga, korban pun menyerahkan ponselnya. Namun, saat korban lengah, pelaku justru pergi meninggalkan lokasi sambil membawa HP korban dan tidak pernah kembali.

Merasa tertipu, korban kemudian membuka paket yang disebut-sebut berisi iPhone 17.

Baca Juga: 
RSKD Dadi Sulsel Resmikan Klinik Terapung untuk Perluas Akses Layanan Kesehatan

Bukannya ponsel mahal, paket tersebut justru berisi potongan tegel yang disusun menyerupai ukuran telepon genggam.

“Supaya ada barang bukti ini (video), tidak ada tawwa, dipattolo-toloi (dibodoh-bodohi),” ujar seorang pria yang merekam kejadian tersebut.

Aksi penipuan dengan modus titip barang saat transaksi COD kembali terjadi, videonya tersebar di media sosial.

Seorang korban harus kehilangan telepon genggamnya setelah terjebak bujuk rayu pelaku yang berpura-pura melakukan jual beli.

“Tidak pernah ka dikasih begini jadi tidak kutahu ki apa-apa toh,” ujar korban dalam video kepada orang yang merekamnya, Kamis (15/1/2026).

Dalam rekaman tersebut, korban menceritakan awal kejadian saat seorang pria datang menemuinya sambil membawa sebuah paket yang dibungkus rapi lengkap dengan kantong belanja.

Pelaku mengaku paket tersebut berisi iPhone 17 yang sedang dalam proses cash on delivery (COD).

Pelaku kemudian meminta tolong kepada korban untuk menitipkan barang tersebut dengan alasan temannya akan segera datang mengambilnya.

Untuk meyakinkan korban, pelaku menyerahkan paket tersebut, namun meminta HP milik korban untuk dipegang sementara sebagai jaminan.

Tanpa menaruh curiga, korban pun menyerahkan ponselnya. Namun, saat korban lengah, pelaku justru pergi meninggalkan lokasi sambil membawa HP korban dan tidak pernah kembali.

Merasa tertipu, korban kemudian membuka paket yang disebut-sebut berisi iPhone 17.

Baca Juga: 
Prakiraan Cuaca Makassar Besok, 19 Januari 2026: Hujan Ringan-Sedang, Waspada Risiko Banjir

Bukannya ponsel mahal, paket tersebut justru berisi potongan tegel yang disusun menyerupai ukuran telepon genggam.

“Supaya ada barang bukti ini (video), tidak ada tawwa, dipattolo-toloi (dibodoh-bodohi),” ujar seorang pria yang merekam kejadian tersebut.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/