Perangkat ini dirancang ringan dan mudah dibawa sehingga memungkinkan pemeriksaan dilakukan hingga ke tingkat kelurahan dan rumah warga.
“Khusus Makassar, target awal 20 unit rontgen portabel. Satu alat bisa melayani sekitar 3.000 pasien,” jelas Benyamin.
Dengan kapasitas pemeriksaan sekitar 50 pasien per hari, program ini diperkirakan dapat menjangkau hingga 60.000 warga Makassar sepanjang 2026.

