Jadi, rasanya nggak cuma manis di lidah, tapi juga “manis” dalam kehidupan sehari-hari masyarakat lokal.
Bahan-Bahan Roko-Roko Cangkuning
Bahan 1 (lapisan labu):
- 400 gram labu kuning, kukus dan haluskan
- 230 gram tepung ketan putih
- ½ sdt garam
Bahan 2 (lapisan putih):
- 150 gram tepung beras
- 1 sdm tapioka
- 125 gram gula pasir
- ½ sdt garam
- ½ sdt vanili bubuk
- 300 ml air
- 1 lembar daun pandan
Bahan 3 (isian kelapa gula merah):
- 150 gram kelapa parut
- 180 gram gula merah aren + 200 ml air (didihkan lalu saring)
Cara Membuat Roko-Roko Cangkuning
- Buat isian:Masak kelapa parut dan gula merah aren sampai airnya habis, angkat, biarkan dingin, lalu bulatkan sebesar kelereng. Sisihkan.
- Buat lapisan labu:Campur labu kukus dengan tepung ketan sedikit demi sedikit sampai adonan kalis. Ambil 1 sdm adonan, beri isian di tengah, lalu bulatkan lagi. Ulangi sampai adonan habis.
- Buat lapisan putih:Campur bahan 2, masak dengan api kecil sambil terus diaduk menggunakan whisk hingga kental.
- Bungkus adonan:Ambil daun pisang, bentuk segitiga. Tuang sedikit adonan putih, lalu letakkan adonan labu berisi isian di tengah, tutup dengan adonan putih lagi, dan lipat daun membentuk segitiga.
- Kukus:Kukus kue selama 30 menit. Setelah matang, biarkan dingin sebelum disajikan.
Voila! Roko-roko Cangkuning siap disantap, lembut, manis, dan gurih.

