Bolu Cukke, Kue Tradisional Bugis yang Dicungkil dari Cetakan

Overview

  • Bolu cukke merupakan kue tradisional khas Bugis yang dibuat dari campuran tepung beras, gula merah, dan telur.
  • Nama “cukke” berasal dari proses pengambilan kue dengan cara dicungkil dari cetakan setelah matang.
  • Teksturnya lembut dengan cita rasa manis khas gula aren, cocok disajikan sebagai camilan atau hidangan tradisional.

SulawesiPos.com – Bolu cukke merupakan salah satu kue tradisional khas Bugis yang masih bertahan hingga kini dan kerap dijumpai dalam berbagai hajatan maupun sajian rumahan.

Kue ini dikenal dengan bentuknya yang lonjong serta cita rasa manis legit dari gula merah.

Secara bahan, bolu cukke dibuat dari campuran tepung beras, telur, gula merah, gula pasir, air, dan minyak.

Adonan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam cetakan khusus berbentuk lonjong sebelum dipanggang dengan api kecil hingga matang.

Nama bolu cukke sendiri berasal dari dua kata, yakni bolu dan cukke. Dalam bahasa Bugis, kata cukke berarti “cungkil”.

BACA JUGA: 
Tara’jong, Jajanan Singkong Khas Sulsel yang Manis dan Renyah

Penamaan ini merujuk pada cara pengambilan kue dari cetakannya yang harus dicungkil setelah matang, sehingga lahirlah sebutan bolu cukke atau bolu yang dicungkil dari cetakan.

Overview

  • Bolu cukke merupakan kue tradisional khas Bugis yang dibuat dari campuran tepung beras, gula merah, dan telur.
  • Nama “cukke” berasal dari proses pengambilan kue dengan cara dicungkil dari cetakan setelah matang.
  • Teksturnya lembut dengan cita rasa manis khas gula aren, cocok disajikan sebagai camilan atau hidangan tradisional.

SulawesiPos.com – Bolu cukke merupakan salah satu kue tradisional khas Bugis yang masih bertahan hingga kini dan kerap dijumpai dalam berbagai hajatan maupun sajian rumahan.

Kue ini dikenal dengan bentuknya yang lonjong serta cita rasa manis legit dari gula merah.

Secara bahan, bolu cukke dibuat dari campuran tepung beras, telur, gula merah, gula pasir, air, dan minyak.

Adonan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam cetakan khusus berbentuk lonjong sebelum dipanggang dengan api kecil hingga matang.

Nama bolu cukke sendiri berasal dari dua kata, yakni bolu dan cukke. Dalam bahasa Bugis, kata cukke berarti “cungkil”.

BACA JUGA: 
Manis Legit Beraroma Durian, Nikmatnya Kue Duri-duriang Khas Makassar yang Tahan Lama

Penamaan ini merujuk pada cara pengambilan kue dari cetakannya yang harus dicungkil setelah matang, sehingga lahirlah sebutan bolu cukke atau bolu yang dicungkil dari cetakan.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru