30 C
Makassar
18 January 2026, 15:25 PM WITA

Mengenal Olahan Pisang Khas Makassar, Dari Pisang Ijo hingga Sanggara Balanda

SulawesiPos.com – Makassar tidak hanya dikenal dengan Coto dan Konro, tetapi juga kaya akan kuliner tradisional berbahan dasar pisang. Beragam olahan pisang khas Makassar lahir dari kreativitas masyarakat Bugis-Makassar dalam memanfaatkan bahan lokal yang mudah ditemukan.

Dari yang legit, gurih, hingga manis menyegarkan, olahan pisang ini bukan sekadar makanan, melainkan bagian dari identitas budaya kuliner Sulawesi Selatan. Berikut beberapa olahan pisang khas Makassar yang masih eksis dan digemari hingga kini.

1. Pisang Ijo

Pisang Ijo
Pisang Ijo

merupakan salah satu ikon kuliner Makassar yang paling populer, bahkan dikenal secara nasional. Olahan ini menggunakan pisang raja atau pisang kepok yang dibalut adonan tepung berwarna hijau dari daun pandan atau daun suji.

Pisang ijo disajikan dengan saus santan, sirup merah khas Makassar, dan es serut. Perpaduan rasa manis, gurih, dan segar menjadikannya sajian favorit, terutama saat bulan Ramadhan. Lebih dari sekadar takjil, pisang ijo telah menjadi simbol kuliner khas Kota Daeng.

2. Pallu Butung

Pallu Butung.jpg
Pallu Butung

Sekilas mirip dengan pisang ijo, namun pallu butung memiliki karakter yang berbeda. Pisang direbus tanpa balutan adonan, lalu disajikan dengan kuah santan kental, sirup merah, dan es batu.

Baca Juga: 
Mengenal Kopi Unggulan Sulawesi Selatan dari Malino hingga Luwu

Tekstur pisang yang lembut berpadu dengan kuah santan yang gurih menciptakan rasa yang sederhana tetapi khas. Pallu butung dikenal sebagai hidangan tradisional yang merepresentasikan kesederhanaan dapur Makassar tempo dulu.

SulawesiPos.com – Makassar tidak hanya dikenal dengan Coto dan Konro, tetapi juga kaya akan kuliner tradisional berbahan dasar pisang. Beragam olahan pisang khas Makassar lahir dari kreativitas masyarakat Bugis-Makassar dalam memanfaatkan bahan lokal yang mudah ditemukan.

Dari yang legit, gurih, hingga manis menyegarkan, olahan pisang ini bukan sekadar makanan, melainkan bagian dari identitas budaya kuliner Sulawesi Selatan. Berikut beberapa olahan pisang khas Makassar yang masih eksis dan digemari hingga kini.

1. Pisang Ijo

Pisang Ijo
Pisang Ijo

merupakan salah satu ikon kuliner Makassar yang paling populer, bahkan dikenal secara nasional. Olahan ini menggunakan pisang raja atau pisang kepok yang dibalut adonan tepung berwarna hijau dari daun pandan atau daun suji.

Pisang ijo disajikan dengan saus santan, sirup merah khas Makassar, dan es serut. Perpaduan rasa manis, gurih, dan segar menjadikannya sajian favorit, terutama saat bulan Ramadhan. Lebih dari sekadar takjil, pisang ijo telah menjadi simbol kuliner khas Kota Daeng.

2. Pallu Butung

Pallu Butung.jpg
Pallu Butung

Sekilas mirip dengan pisang ijo, namun pallu butung memiliki karakter yang berbeda. Pisang direbus tanpa balutan adonan, lalu disajikan dengan kuah santan kental, sirup merah, dan es batu.

Baca Juga: 
Ini Perbedaan Pisang Ijo dan Pallu Butung, Kuliner Khas Makassar yang Sering Disamakan

Tekstur pisang yang lembut berpadu dengan kuah santan yang gurih menciptakan rasa yang sederhana tetapi khas. Pallu butung dikenal sebagai hidangan tradisional yang merepresentasikan kesederhanaan dapur Makassar tempo dulu.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/