27 C
Makassar
18 January 2026, 18:35 PM WITA

Sarabba, Minuman Hangat Khas Bugis yang Melekat dengan Budaya Makassar

Kandungan jahe membantu melancarkan peredaran darah, meredakan perut kembung, dan mengurangi sakit kepala atau migrain.

Gula aren berperan dalam meningkatkan energi dan membantu mencegah anemia.

Santan kelapa mengandung zat besi serta dipercaya membantu menjaga kesehatan kulit.

Efek hangat sarabba yang membuat tubuh berkeringat juga diyakini dapat membantu proses pemulihan saat tubuh kurang fit.

Karena tidak mengandung bahan kimia, sarabba relatif aman dikonsumsi tanpa efek samping berarti.

Bahan-Bahan Dasar Sarabba

Berikut bahan yang umum digunakan untuk membuat sarabba tradisional:

  1. 150 gram jahe, dikupas dan dibakar
  2. 100 gram gula aren
  3. 6 cm kayu manis
  4. 5 butir cengkeh
  5. 12 butir lada hitam
  6. 1 lembar daun pandan
  7. 600 ml air
  8. 65 ml santan kental instan

Di tengah gempuran minuman modern, sarabba tetap bertahan sebagai simbol kehangatan dan kearifan lokal masyarakat Bugis-Makassar.

Minuman ini bukan hanya soal rasa, tetapi juga cerita, tradisi, dan kebersamaan.

Menikmati sarabba berarti ikut merasakan jejak budaya yang telah diwariskan lintas generasi di Sulawesi Selatan. (ayi)

Baca Juga: 
Bassang Jagung Pulut, Sarapan Legendaris dari Sulawesi Selatan

Kandungan jahe membantu melancarkan peredaran darah, meredakan perut kembung, dan mengurangi sakit kepala atau migrain.

Gula aren berperan dalam meningkatkan energi dan membantu mencegah anemia.

Santan kelapa mengandung zat besi serta dipercaya membantu menjaga kesehatan kulit.

Efek hangat sarabba yang membuat tubuh berkeringat juga diyakini dapat membantu proses pemulihan saat tubuh kurang fit.

Karena tidak mengandung bahan kimia, sarabba relatif aman dikonsumsi tanpa efek samping berarti.

Bahan-Bahan Dasar Sarabba

Berikut bahan yang umum digunakan untuk membuat sarabba tradisional:

  1. 150 gram jahe, dikupas dan dibakar
  2. 100 gram gula aren
  3. 6 cm kayu manis
  4. 5 butir cengkeh
  5. 12 butir lada hitam
  6. 1 lembar daun pandan
  7. 600 ml air
  8. 65 ml santan kental instan

Di tengah gempuran minuman modern, sarabba tetap bertahan sebagai simbol kehangatan dan kearifan lokal masyarakat Bugis-Makassar.

Minuman ini bukan hanya soal rasa, tetapi juga cerita, tradisi, dan kebersamaan.

Menikmati sarabba berarti ikut merasakan jejak budaya yang telah diwariskan lintas generasi di Sulawesi Selatan. (ayi)

Baca Juga: 
Resep Pacco Khas Luwu, Olahan Ikan-Udang Mentah Segar yang Pedas dan Menyegarkan

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/