26 C
Makassar
15 February 2026, 0:20 AM WITA

BI Batasi Jumlah Penukaran Uang Baru, Ini Alasannya

SulawesiPos.com – Setiap tahun, saat menjelang Hari Raya Idul Fitri, kebijakan pembatasan penukaran uang selalu diterapkan oleh Bank Indonesia.

Hal ini kemudian selalu menjadi perhatian publik, sebab tidak semua keinginannya terpenuhi karena dibatasi jumlah maksimal penukaran perpecahan.

Banyak masyarakat mempertanyakan mengapa penukaran tidak dibebaskan sesuai kebutuhan masing-masing.

Untuk periode Lebaran 2026, otoritas moneter menetapkan kuota maksimal penukaran, khususnya untuk pecahan Rp50 ribu dan Rp20 ribu yang dibatasi masing-masing 50 lembar per orang dalam layanan resmi.

Kebijakan ini diterapkan bukan tanpa pertimbangan.

Setiap Ramadan, permintaan uang pecahan baru selalu melonjak tajam, terutama di wilayah perkotaan dengan tingkat mobilitas dan transaksi yang tinggi.

Tanpa pengaturan jumlah, distribusi uang baru berpotensi tidak merata, sebagian masyarakat bisa memperoleh dalam jumlah besar, sementara lainnya tidak mendapatkan bagian.

Jumlah maksimal penukaran

Dalam program penukaran tahun ini, kuota ditetapkan berbeda untuk tiap pecahan agar masyarakat tetap bisa menyesuaikan kebutuhan.

Rinciannya sebagai berikut:

  • 50.000: maksimal 50 lembar
  • 20.000: maksimal 50 lembar
  • 10.000: maksimal 100 lembar
  • 5.000: maksimal 100 lembar
  • 2.000: maksimal 100 lembar
  • 1.000: maksimal 100 lembar

SulawesiPos.com – Setiap tahun, saat menjelang Hari Raya Idul Fitri, kebijakan pembatasan penukaran uang selalu diterapkan oleh Bank Indonesia.

Hal ini kemudian selalu menjadi perhatian publik, sebab tidak semua keinginannya terpenuhi karena dibatasi jumlah maksimal penukaran perpecahan.

Banyak masyarakat mempertanyakan mengapa penukaran tidak dibebaskan sesuai kebutuhan masing-masing.

Untuk periode Lebaran 2026, otoritas moneter menetapkan kuota maksimal penukaran, khususnya untuk pecahan Rp50 ribu dan Rp20 ribu yang dibatasi masing-masing 50 lembar per orang dalam layanan resmi.

Kebijakan ini diterapkan bukan tanpa pertimbangan.

Setiap Ramadan, permintaan uang pecahan baru selalu melonjak tajam, terutama di wilayah perkotaan dengan tingkat mobilitas dan transaksi yang tinggi.

Tanpa pengaturan jumlah, distribusi uang baru berpotensi tidak merata, sebagian masyarakat bisa memperoleh dalam jumlah besar, sementara lainnya tidak mendapatkan bagian.

Jumlah maksimal penukaran

Dalam program penukaran tahun ini, kuota ditetapkan berbeda untuk tiap pecahan agar masyarakat tetap bisa menyesuaikan kebutuhan.

Rinciannya sebagai berikut:

  • 50.000: maksimal 50 lembar
  • 20.000: maksimal 50 lembar
  • 10.000: maksimal 100 lembar
  • 5.000: maksimal 100 lembar
  • 2.000: maksimal 100 lembar
  • 1.000: maksimal 100 lembar

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/