IHSG Pekan Lalu Terkoreksi 2,08%, MNC Sekuritas Proyeksikan Peluang Rebound di Awal Pekan

Overview

  • IHSG pekan lalu ditutup melemah 2,08% ke level 7.935.
  • Tekanan jual masih mendominasi dengan area rawan koreksi di 7.712–7.785.
  • MNC Sekuritas memproyeksikan peluang penguatan awal pekan jika support kunci bertahan.

SulawesiPos.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan pekan lalu di zona merah setelah terkoreksi 2,08% ke level 7.935.

Sepanjang periode tersebut, pergerakan indeks masih didominasi tekanan jual.

Dalam riset harian yang dirilis MNC Sekuritas, disebutkan bahwa seluruh area koreksi yang sebelumnya diproyeksikan telah tercapai.

Meski demikian, pelaku pasar masih perlu mencermati potensi koreksi lanjutan menuju rentang 7.712–7.785.

“Selama IHSG masih mampu berada di atas 7.712 sebagai support, maka IHSG berpeluang menguat ke rentang 8.284–8.440,” tulis MNC Sekuritas dalam laporan Daily Scope Wave.

Untuk level teknikal, IHSG memiliki support di 7.712 dan 7.547, sedangkan resistance berada di 8.214 dan 8.354.

Area tersebut diperkirakan akan menjadi penentu arah pergerakan indeks pada pembukaan perdagangan awal pekan.

BACA JUGA:  Ini Lima Pejabat Pasar Keuangan yang Mundur Bersamaan dalam Sehari, Mulai dari Dirut Bursa Efek Hingga Pejabat OJK

Rekomendasi Saham Pilihan

MNC Sekuritas juga merilis sejumlah saham yang dapat dicermati investor untuk perdagangan awal pekan:

AMRT – Buy on Weakness

Menguat 2,26% ke 1.810, didukung volume beli meski mulai mengecil. Diperkirakan berada pada wave (iii) dari wave [i].

  • Buy on weakness: 1.755–1.800
  • Target: 1.935, 1.995
  • Stop loss: <1.705

Overview

  • IHSG pekan lalu ditutup melemah 2,08% ke level 7.935.
  • Tekanan jual masih mendominasi dengan area rawan koreksi di 7.712–7.785.
  • MNC Sekuritas memproyeksikan peluang penguatan awal pekan jika support kunci bertahan.

SulawesiPos.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan pekan lalu di zona merah setelah terkoreksi 2,08% ke level 7.935.

Sepanjang periode tersebut, pergerakan indeks masih didominasi tekanan jual.

Dalam riset harian yang dirilis MNC Sekuritas, disebutkan bahwa seluruh area koreksi yang sebelumnya diproyeksikan telah tercapai.

Meski demikian, pelaku pasar masih perlu mencermati potensi koreksi lanjutan menuju rentang 7.712–7.785.

“Selama IHSG masih mampu berada di atas 7.712 sebagai support, maka IHSG berpeluang menguat ke rentang 8.284–8.440,” tulis MNC Sekuritas dalam laporan Daily Scope Wave.

Untuk level teknikal, IHSG memiliki support di 7.712 dan 7.547, sedangkan resistance berada di 8.214 dan 8.354.

Area tersebut diperkirakan akan menjadi penentu arah pergerakan indeks pada pembukaan perdagangan awal pekan.

BACA JUGA:  IHSG Menguat Tajam di Awal 2026, Melonjak 1,27 Persen

Rekomendasi Saham Pilihan

MNC Sekuritas juga merilis sejumlah saham yang dapat dicermati investor untuk perdagangan awal pekan:

AMRT – Buy on Weakness

Menguat 2,26% ke 1.810, didukung volume beli meski mulai mengecil. Diperkirakan berada pada wave (iii) dari wave [i].

  • Buy on weakness: 1.755–1.800
  • Target: 1.935, 1.995
  • Stop loss: <1.705

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru