30 C
Makassar
18 January 2026, 15:29 PM WITA

Ekonomi Indonesia Tetap Melaju Saat Asia Melambat, Bank Dunia Soroti Peran Stimulus Negara

Overview

  • Bank Dunia memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh stabil 5 persen pada 2026.
  • Stimulus fiskal dan investasi pemerintah jadi penopang utama pertumbuhan.
  • Indonesia dinilai lebih tangguh dibanding banyak negara Asia yang melambat.

SulawesiPos.com – Di tengah perlambatan ekonomi yang mulai dirasakan sejumlah negara Asia, Indonesia justru diproyeksikan tetap melaju stabil hingga 2026.

Bank Dunia menilai daya tahan ekonomi nasional menjadi salah satu yang paling kuat di kawasan, bahkan melampaui pertumbuhan sejumlah negara besar dan tetangga regional.

Dalam laporan Global Economic Prospects (GEP) edisi Januari 2026, Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan bertahan di kisaran 5 persen pada 2026, lalu meningkat menjadi 5,2 persen pada 2027.

Capaian ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu ekonomi dengan performa paling konsisten di Asia Tenggara.

Stimulus dan Investasi Jadi Penopang Utama

Bank Dunia menilai stabilnya pertumbuhan Indonesia tidak lepas dari dorongan kebijakan fiskal dan peran aktif pemerintah dalam menggerakkan investasi sejak 2025.

“Pertumbuhan di Indonesia diperkirakan akan bertahan berkat stimulus fiskal dan investasi yang dimotori oleh negara,” tulis Bank Dunia dalam laporan GEP terbarunya, dikutip Kamis (15/1/2026).

Baca Juga: 
IHSG Sempat Capai 9.000, Menkeu Purbaya Sebut Ini Baru Permulaan

Overview

  • Bank Dunia memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh stabil 5 persen pada 2026.
  • Stimulus fiskal dan investasi pemerintah jadi penopang utama pertumbuhan.
  • Indonesia dinilai lebih tangguh dibanding banyak negara Asia yang melambat.

SulawesiPos.com – Di tengah perlambatan ekonomi yang mulai dirasakan sejumlah negara Asia, Indonesia justru diproyeksikan tetap melaju stabil hingga 2026.

Bank Dunia menilai daya tahan ekonomi nasional menjadi salah satu yang paling kuat di kawasan, bahkan melampaui pertumbuhan sejumlah negara besar dan tetangga regional.

Dalam laporan Global Economic Prospects (GEP) edisi Januari 2026, Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan bertahan di kisaran 5 persen pada 2026, lalu meningkat menjadi 5,2 persen pada 2027.

Capaian ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu ekonomi dengan performa paling konsisten di Asia Tenggara.

Stimulus dan Investasi Jadi Penopang Utama

Bank Dunia menilai stabilnya pertumbuhan Indonesia tidak lepas dari dorongan kebijakan fiskal dan peran aktif pemerintah dalam menggerakkan investasi sejak 2025.

“Pertumbuhan di Indonesia diperkirakan akan bertahan berkat stimulus fiskal dan investasi yang dimotori oleh negara,” tulis Bank Dunia dalam laporan GEP terbarunya, dikutip Kamis (15/1/2026).

Baca Juga: 
Harga Emas Antam di Makassar Makin Merosot, Hari Ini Turun Rp6.000 Per Gram

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/