“Diperkirakan penguatan IHSG berpotensi berlanjut dan menguji level 8.680-8.725,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.
Dari sisi domestik, perhatian investor tertuju pada sejumlah data ekonomi penting yang dijadwalkan rilis hari ini.
Salah satunya adalah Indeks S&P Global Manufacturing PMI Desember 2025 yang diperkirakan membaik ke level 53,6, dibandingkan 53,3 pada bulan sebelumnya.
Angka tersebut mencerminkan ekspansi aktivitas manufaktur yang masih berlanjut di penghujung tahun.
Selain itu, neraca perdagangan November 2025 diproyeksikan mencatat surplus sebesar 2,7 miliar dolar AS, meningkat dari surplus 2,4 miliar dolar AS pada Oktober.

