Keunggulan itu tidak datang tanpa tekanan.
Myanmar beberapa kali mengancam untuk menyamakan skor, termasuk saat Than Paing memaksa Azri Ghani melakukan penyelamatan penting yang membuat bola membentur mistar.
Saw Myo Zaw juga sempat mendapat peluang, tetapi Malaysia tetap bertahan sampai akhir.
Kemenangan ini membuat Malaysia memulai Grup B dengan hasil penting di tengah persaingan yang juga diisi Thailand, Laos, dan Filipina.
Di saat yang sama, Myanmar harus segera bangkit karena mereka sempat menunjukkan ancaman nyata, terutama lewat serangan balik cepat pada babak pertama.
Paulo Josue pun menutup malam di Yangon sebagai figur paling menentukan setelah dua golnya mengubah arah pertandingan sekaligus memberi Malaysia start ideal di ASEAN Hyundai Cup 2026.


