30 C
Makassar
10 February 2026, 10:59 AM WITA

Prabowo Kumpulkan Jenderal TNI-Polri di Istana, Ini Arahannya

Overview:

  • Presiden Prabowo memimpin pengarahan dalam Rapat pimpinan TNI-Polri 2026 di Istana.
  • Presiden menekankan penguatan profesionalisme serta peran sebagai aparat yang dicintai rakyat.
  • Rapim juga menjadi forum evaluasi kinerja TNI-Polri selama setahun terakhir.

SulawesiPos.com – Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan jajaran jenderal TNI dan Polri di Istana Negara, Senin (9/2/2026), dalam rangka memberikan pengarahan pada Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri 2026.

Meski agenda berlangsung tertutup, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan sejumlah poin yang disampaikan kepala negara kepada para pimpinan kedua institusi tersebut.

Menurut Prasetyo, Rapim merupakan agenda rutin yang digelar setiap awal tahun dan dihadiri unsur pimpinan TNI-Polri, mulai dari perwira tinggi hingga level komandan distrik militer (dandim) dan kepala kepolisian resor (kapolres).

”Jadi, setiap awal tahun selalu ada forum rapat pimpinan TNI maupun Polri.

Dan hari ini alhamdulillah bapak presiden dapat memberikan pengarahan dan kebetulan mengundang para pimpinan TNI dan Polri untuk mendapatkan pengarahan di Istana,” ungkap dia kepada awak media.

Baca Juga: 
Bupati Pati Terjaring OTT, Gerindra Jateng Jamin Akan Kooperatif

Sebagai panglima tertinggi, Prabowo menekankan pentingnya memperkuat institusi TNI dan Polri agar semakin profesional dalam menjalankan tugas.

Ia secara khusus menyoroti peran TNI sebagai tentara rakyat dan Polri sebagai aparat penegak hukum yang dicintai masyarakat.

Presiden juga menyampaikan apresiasi atas kinerja kedua lembaga tersebut selama lebih dari satu tahun terakhir dalam mendukung program pemerintah.

”Dalam satu tahun lebih masa kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo, TNI maupun Polri terus menjadi garda terdepan di dalam membantu dan mensukseskan seluruh program-program pemerintah yang semua program itu selalu orientasinya adalah untuk kepentingan rakyat, kepentingan bangsa, dan kepentingan negara,” ujarnya.

Dorong Persatuan dan Soliditas

Selain profesionalisme, Prabowo menegaskan pentingnya persatuan antara TNI dan Polri.

Overview:

  • Presiden Prabowo memimpin pengarahan dalam Rapat pimpinan TNI-Polri 2026 di Istana.
  • Presiden menekankan penguatan profesionalisme serta peran sebagai aparat yang dicintai rakyat.
  • Rapim juga menjadi forum evaluasi kinerja TNI-Polri selama setahun terakhir.

SulawesiPos.com – Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan jajaran jenderal TNI dan Polri di Istana Negara, Senin (9/2/2026), dalam rangka memberikan pengarahan pada Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri 2026.

Meski agenda berlangsung tertutup, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan sejumlah poin yang disampaikan kepala negara kepada para pimpinan kedua institusi tersebut.

Menurut Prasetyo, Rapim merupakan agenda rutin yang digelar setiap awal tahun dan dihadiri unsur pimpinan TNI-Polri, mulai dari perwira tinggi hingga level komandan distrik militer (dandim) dan kepala kepolisian resor (kapolres).

”Jadi, setiap awal tahun selalu ada forum rapat pimpinan TNI maupun Polri.

Dan hari ini alhamdulillah bapak presiden dapat memberikan pengarahan dan kebetulan mengundang para pimpinan TNI dan Polri untuk mendapatkan pengarahan di Istana,” ungkap dia kepada awak media.

Baca Juga: 
Luncurkan Buku Spirit Kemanusiaan, PDIP Bedah Strategi Mitigasi Bencana ala Megawati Soekarnoputri

Sebagai panglima tertinggi, Prabowo menekankan pentingnya memperkuat institusi TNI dan Polri agar semakin profesional dalam menjalankan tugas.

Ia secara khusus menyoroti peran TNI sebagai tentara rakyat dan Polri sebagai aparat penegak hukum yang dicintai masyarakat.

Presiden juga menyampaikan apresiasi atas kinerja kedua lembaga tersebut selama lebih dari satu tahun terakhir dalam mendukung program pemerintah.

”Dalam satu tahun lebih masa kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo, TNI maupun Polri terus menjadi garda terdepan di dalam membantu dan mensukseskan seluruh program-program pemerintah yang semua program itu selalu orientasinya adalah untuk kepentingan rakyat, kepentingan bangsa, dan kepentingan negara,” ujarnya.

Dorong Persatuan dan Soliditas

Selain profesionalisme, Prabowo menegaskan pentingnya persatuan antara TNI dan Polri.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/