25 C
Makassar
8 February 2026, 10:02 AM WITA

Sekjen Gerindra Minta Maaf, Perintahkan Kader Copot Atribut HUT ke-18 dari Jalanan

Overview

  • DPP Gerindra meminta maaf atas maraknya atribut HUT ke-18 di ruang publik.
  • Pencopotan dilakukan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
  • Kritik publik muncul karena atribut partai dinilai mengganggu hingga mencabut spanduk UMKM.

SulawesiPos.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait pemasangan atribut partai dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18.

Partai juga memerintahkan seluruh kader segera mencopot atribut yang terpasang di berbagai daerah.

Langkah tersebut disebut sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang menginginkan ruang publik tidak dipenuhi spanduk.

Sekjen DPP Partai Gerindra, Sugiono menyampaikan pernyataan itu saat ditemui awak media di Jakarta, Jumat malam (6/2/2026).

Menurutnya, pemasangan atribut dilakukan sebagai bentuk rasa syukur karena Gerindra mampu bertahan dan terus berkontribusi hingga memasuki usia ke-18 tahun.

“Hari ini, hari ulang tahun kami. Kami rayakan dengan semarak, dengan doa, dengan syukuran. Syukur bahwa 18 tahun ini kami terus berdiri, berjalan teguh, menjalankan apa yang menjadi semangat dan idealisme serta cita-cita,” kata Sugiono.

Baca Juga: 
Wamenkeu Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra Usai Dicalonkan Sebagai Calon Deputi Gubernur BI

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang merasa terganggu dengan pemasangan atribut tersebut.

“Kami juga meminta maaf jika ada pihak-pihak yang merasa terganggu. Ini hanya menunjukkan semangat kami yang begitu besar setelah berjuang sekian lama,” imbuhnya.

Sugiono memastikan atribut partai, termasuk bendera yang terpasang di berbagai sudut kota, akan segera diturunkan.

Ia mengaku telah menginstruksikan seluruh jajaran partai untuk melaksanakan pencopotan tersebut.

Overview

  • DPP Gerindra meminta maaf atas maraknya atribut HUT ke-18 di ruang publik.
  • Pencopotan dilakukan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
  • Kritik publik muncul karena atribut partai dinilai mengganggu hingga mencabut spanduk UMKM.

SulawesiPos.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait pemasangan atribut partai dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18.

Partai juga memerintahkan seluruh kader segera mencopot atribut yang terpasang di berbagai daerah.

Langkah tersebut disebut sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang menginginkan ruang publik tidak dipenuhi spanduk.

Sekjen DPP Partai Gerindra, Sugiono menyampaikan pernyataan itu saat ditemui awak media di Jakarta, Jumat malam (6/2/2026).

Menurutnya, pemasangan atribut dilakukan sebagai bentuk rasa syukur karena Gerindra mampu bertahan dan terus berkontribusi hingga memasuki usia ke-18 tahun.

“Hari ini, hari ulang tahun kami. Kami rayakan dengan semarak, dengan doa, dengan syukuran. Syukur bahwa 18 tahun ini kami terus berdiri, berjalan teguh, menjalankan apa yang menjadi semangat dan idealisme serta cita-cita,” kata Sugiono.

Baca Juga: 
Berikut Ini Bocoran Jumlah Bab dan Pasal Pada RUU Perampasan Aset di DPR

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang merasa terganggu dengan pemasangan atribut tersebut.

“Kami juga meminta maaf jika ada pihak-pihak yang merasa terganggu. Ini hanya menunjukkan semangat kami yang begitu besar setelah berjuang sekian lama,” imbuhnya.

Sugiono memastikan atribut partai, termasuk bendera yang terpasang di berbagai sudut kota, akan segera diturunkan.

Ia mengaku telah menginstruksikan seluruh jajaran partai untuk melaksanakan pencopotan tersebut.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/