Overview
- TrumpRx diluncurkan sebagai platform pembelian obat resep tunai langsung ke konsumen dengan klaim harga lebih murah, namun efektivitas penghematannya masih diperdebatkan.
- Sejumlah pakar menilai manfaat TrumpRx bergantung pada integrasi dengan sistem asuransi, terutama terkait deductible dan batas pengeluaran maksimal pasien.
- Peluncuran ini dinilai sarat muatan politik dan berisiko berdampak terbatas secara klinis jika tidak disertai reformasi menyeluruh sistem pembiayaan obat.
SulawesiPos.com – Platform obat resep langsung ke konsumen bernama TrumpRx resmi diluncurkan pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis waktu setempat sebagai bagian dari agenda penurunan harga obat, sebagaimana dimuat oleh CNN pada 6 Februari 2026 dalam laporan yang ditulis Tami Luhby dan Adam Cancryn.
Situs TrumpRx.gov dirancang sebagai penghubung antara pasien dan perusahaan farmasi yang bersedia menjual obat tertentu secara tunai tanpa melalui asuransi, termasuk obat populer seperti Zepbound dan Wegovy yang ditawarkan dengan harga diskon melalui skema pembelian langsung tersebut.
Dalam peluncuran di Gedung Putih, Trump menyatakan publik akan melihat harga obat yang “sulit dipercaya” karena lebih rendah dari sebelumnya, seraya menegaskan platform ini sebagai pilar utama kebijakan penurunan biaya resep di Amerika Serikat.
Meski demikian, sejumlah pakar menilai efektivitas mekanisme pembelian langsung ini masih belum pasti karena dalam banyak kasus pasien tetap membayar lebih murah melalui asuransi, terutama setelah memenuhi batas deductible tahunan mereka.
Sedikitnya 16 perusahaan farmasi disebut telah menandatangani kesepakatan untuk berpartisipasi dalam portal TrumpRx, dengan harga yang diumumkan, antara lain Zepbound dan Wegovy mulai 149 dolar AS per bulan, Repatha produksi Amgen sebesar 239 dolar AS per bulan, serta Januvia dari Merck seharga 100 dolar AS.
Selain TrumpRx, pemerintahan Trump juga mendorong kebijakan “Most Favored Nation” yang bertujuan memastikan obat yang dijual melalui Medicaid dan pasar Amerika Serikat ditawarkan pada harga terendah yang berlaku di negara-negara maju pembanding.
Kebijakan ini dipandang sebagai bagian dari strategi politik untuk meredam kekhawatiran publik terhadap tingginya biaya hidup dan layanan kesehatan, isu yang memengaruhi tingkat persetujuan publik serta prospek elektoral Partai Republik dalam pemilu sela mendatang.
Model penjualan obat langsung ke konsumen sebenarnya bukan hal baru karena sebelumnya pengusaha Mark Cuban meluncurkan Cost Plus Drug Company pada 2022, sementara perusahaan farmasi besar seperti Eli Lilly dan Novo Nordisk lebih dahulu membuka kanal pembelian langsung bagi pasien.
Sejumlah akademisi kebijakan kesehatan menilai dampak TrumpRx kemungkinan terbatas pada tahap awal dan sangat bergantung pada jenis obat, harga tunai, serta struktur perlindungan asuransi yang dimiliki pasien.
Isu krusial yang kini menjadi perhatian adalah apakah pembayaran tunai melalui TrumpRx akan dihitung sebagai bagian dari deductible dan batas pengeluaran maksimal asuransi, sebab tanpa mekanisme tersebut pasien berisiko membayar ratusan dolar per bulan tanpa mengurangi kewajiban finansial tahunan yang bisa mencapai ribuan dolar.

