Overview
- Nama Raheem Sterling kembali menjadi sorotan dalam bursa transfer 2026.
- Winger berpengalaman Timnas Inggris itu kini berada di persimpangan karier setelah statusnya di Chelsea berubah drastis.
- Dari simbol ambisi baru Stamford Bridge, Sterling kini justru disebut sebagai pemain yang siap dilepas. Apa yang sebenarnya terjadi di balik keputusan Chelsea?
SulawesiPos.com – Meski kerap dikritik soal penyelesaian akhir, kontribusi Raheem Sterling secara statistik tetap solid.
Ia masih mencatatkan output gol dan assist yang signifikan di level tertinggi, serta dikenal sebagai pemain yang mampu membuka ruang dan memecah kebuntuan dari sisi sayap.
“Sterling memiliki kemampuan unik untuk berada di waktu dan tempat yang tepat. Pengalamannya di level internasional adalah sesuatu yang tidak bisa dibeli,” ujar seorang analis sepak bola Inggris.
Namun di Chelsea, angka saja ternyata tidak cukup untuk menjamin masa depan.
Kenapa Raheem Sterling Disingkirkan Chelsea?
Restrukturisasi Proyek: Fokus pada Darah Muda
Pasca-era Roman Abramovich, Chelsea melakukan revolusi total dalam filosofi klub.
Arah kebijakan kini jelas yaitu, merekrut pemain di bawah 23 tahun, kontrak jangka panjang (7–8 tahun) dan investasi pada pemain dengan resale value tinggi.
Sterling, yang sudah berada di usia matang dan berstatus bintang mapan, tidak lagi cocok dengan cetak biru jangka panjang klub, meski performanya masih relevan.

