24 C
Makassar
3 February 2026, 5:05 AM WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Kebangkitan Riset Pertanian

Overview

  • Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto mendorong penguatan riset, inovasi, dan modernisasi pertanian melalui BRMP Kementan.
  • Hasil penelitian diharapkan tidak berhenti di laboratorium, tetapi diterapkan langsung oleh petani untuk mendukung swasembada pangan berkelanjutan.

SulawesiPos.com, Bogor – Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau akrab disapa Titiek Soeharto menegaskan pentingnya penguatan inovasi dan modernisasi pertanian dalam mendukung swasembada pangan berkelanjutan.

Ia menilai pemanfaatan teknologi dan inovasi pertanian yang tepat sasaran menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani.

Titiek mengungkapkan bahwa hasil perakitan dan modernisasi pertanian yang dikembangkan Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), Kementerian Pertanian, harus mampu menjawab kebutuhan di lapangan dan mudah diterapkan oleh petani di berbagai daerah.

“Kami sangat surprise di sini (BRMP) sudah berhasil untuk menemukan bibit-bibit unggul untuk padi, kemudian kedelai, bawang putih, buah-buahan, bahkan ayam kampung yang bisa menghasilkan telur sepanjang tahun, bisa 250 butir,” kata Titiek Soeharto saat kunjungan kerja spesifik di Kantor BRMP Hortikultura, Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/1/2026).

Baca Juga: 
Mendes Yandri Sebut Telah Susun 12 Rencana Aksi untuk Wujudkan Asta Cita Prabowo dalam Perayaan Hari Desa Nasional

Titiek mendorong agar hasil penelitian dan inovasi yang telah dihasilkan Kementerian Pertanian terus disebarluaskan agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya petani di seluruh Indonesia.

“Ini perlu dikembangkan, tidak hanya berhenti di penelitian, tidak berhenti di lab, tetapi disebarluaskan ke seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Ia juga menekankan agar produk-produk hasil riset BRMP dapat disebarkan dalam berbagai program bantuan dan kegiatan pembangunan pertanian.

Teknologi unggul dan spesifik lokasi ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung program ketahanan pangan.

“Kami berharap Kementan menggunakan produk-produk hasil daripada penelitian peneliti-peneliti yang ada di balai ini. Supaya tadi untuk bantuan-bantuan dari program-program bisa sekalian memperkenalkan dari hasil penelitian yang ada di sini. Bisa disebarluaskan ke masyarakat dan bisa bermanfaat,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Titiek juga memberikan apresiasi kepada para peneliti yang telah berkontribusi menghasilkan berbagai inovasi.

Overview

  • Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto mendorong penguatan riset, inovasi, dan modernisasi pertanian melalui BRMP Kementan.
  • Hasil penelitian diharapkan tidak berhenti di laboratorium, tetapi diterapkan langsung oleh petani untuk mendukung swasembada pangan berkelanjutan.

SulawesiPos.com, Bogor – Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau akrab disapa Titiek Soeharto menegaskan pentingnya penguatan inovasi dan modernisasi pertanian dalam mendukung swasembada pangan berkelanjutan.

Ia menilai pemanfaatan teknologi dan inovasi pertanian yang tepat sasaran menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani.

Titiek mengungkapkan bahwa hasil perakitan dan modernisasi pertanian yang dikembangkan Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), Kementerian Pertanian, harus mampu menjawab kebutuhan di lapangan dan mudah diterapkan oleh petani di berbagai daerah.

“Kami sangat surprise di sini (BRMP) sudah berhasil untuk menemukan bibit-bibit unggul untuk padi, kemudian kedelai, bawang putih, buah-buahan, bahkan ayam kampung yang bisa menghasilkan telur sepanjang tahun, bisa 250 butir,” kata Titiek Soeharto saat kunjungan kerja spesifik di Kantor BRMP Hortikultura, Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/1/2026).

Baca Juga: 
Azis Subekti Nilai Pencabutan Izin 28 Perusahaan Bukti Keseriusan Negara Jaga Hutan

Titiek mendorong agar hasil penelitian dan inovasi yang telah dihasilkan Kementerian Pertanian terus disebarluaskan agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya petani di seluruh Indonesia.

“Ini perlu dikembangkan, tidak hanya berhenti di penelitian, tidak berhenti di lab, tetapi disebarluaskan ke seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Ia juga menekankan agar produk-produk hasil riset BRMP dapat disebarkan dalam berbagai program bantuan dan kegiatan pembangunan pertanian.

Teknologi unggul dan spesifik lokasi ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung program ketahanan pangan.

“Kami berharap Kementan menggunakan produk-produk hasil daripada penelitian peneliti-peneliti yang ada di balai ini. Supaya tadi untuk bantuan-bantuan dari program-program bisa sekalian memperkenalkan dari hasil penelitian yang ada di sini. Bisa disebarluaskan ke masyarakat dan bisa bermanfaat,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Titiek juga memberikan apresiasi kepada para peneliti yang telah berkontribusi menghasilkan berbagai inovasi.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/