SulawesiPos.com – Angin segar berembus ke kubu PSM Makassar menjelang bergulirnya Super League 2026/2027. Skuad Juku Eja dipastikan terbebas dari jeratan sanksi FIFA Registration Banned tepat dua hari sebelum melakoni laga pembuka kontra Persib Bandung.
Kepastian pencabutan sanksi tersebut membuat Pasukan Ramang bisa bertandang ke markas Maung Bandung dengan amunisi lengkap.
Manajemen PSM telah menuntaskan seluruh kewajiban administrasi dan pembayaran yang sebelumnya menjadi batu sandungan bagi klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan itu.
Sebagaimana diketahui, FIFA Registration Banned merupakan hukuman larangan mendaftarkan pemain baru selama periode tertentu sampai tunggakan diselesaikan.
PSM sebelumnya harus menyandang status klub terhukum selama empat bulan lebih, setelah federasi sepak bola dunia merilis daftar sanksi berturut-turut pada 22 Mei 2026 dan 7 Juli 2026 akibat permasalahan penunggakan gaji.
Meski sempat berstatus klub terhukum, PSM tetap agresif di bursa transfer dengan mengamankan sederet rekrutan anyar.
Sektor legiun asing diperkuat nama-nama seperti Nenad Lalic, Stefan Jevtoski, Luka Bulatovic, Sergio Aguero, Navarone Foor, hingga Kodai Tanaka, sementara barisan lokal kedatangan Henhen Herdiana dan Agung Mannan.
Manajer Tim PSM Makassar, Muhammad Nur Fajrin, pada SPos, Jumat (4/9/2026), memastikan seluruh proses penyelesaian finansial telah rampung dan tinggal menunggu verifikasi akhir dari pihak FIFA.
“Ya, jadi saat ini memang memulai kompetisi musim ini, memang ada sanksi ban yang sedang dialami oleh PSM. Ada dua sanksi. Sebagaimana yang telah saya sampaikan tadi, dua sanksi ini sudah terselesaikan, proses terbayarnya sudah dilaksanakan,” ujar Muhammad Nur Fajrin.
Fajrin menambahkan, proses birokrasi perbankan internasional serta perbedaan zona waktu sempat memakan waktu sebelum surat resmi FIFA diterbitkan.
“Tapi karena ini adalah pembayaran ke rekening USD di luar, membutuhkan waktu. Kemudian ada proses verifikasi di FIFA itu sendiri. Lalu ada selisih waktu antara kita di Makassar dengan kantor FIFA di Miami, Amerika. Ini yang kita harapkan, surat FIFA sudah mengonfirmasi pembayaran kepada kami. Dan kami disampaikan pada tanggal 28 itu membutuhkan sekitar lima hari. Jadi kita harapkan sekitar tanggal 2, proses itu sudah selesai semua,” bebernya.
Kendati sanksi FIFA tuntas, PSM tetap harus menjalani sanksi disiplin dari Komdis PSSI buntut kericuhan laga penutup musim lalu melawan Persib.
Karena banding ditolak, Pasukan Ramang dijatuhi hukuman dua laga kandang tanpa penonton serta penutupan penuh Tribun Selatan stadion selama satu musim penuh.
Menatap ketatnya persaingan kompetisi, PSM telah mendaftarkan 31 pemain untuk mengarungi musim 2026/2027:
Di posisi penjaga gawang, PSM Makassar diperkuat oleh Hilman Syah (97), Muhammad Ardiansyah (1), Saiful Syamsuddin (51), Poetro Negoro (20), dan Agus Al Faris (49).

