27 C
Makassar
18 January 2026, 17:32 PM WITA

Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros Diduga Disewa Kementerian KP

esawatSulawesiPos.com — Kabar mengejutkan datang dari dunia penerbangan di Sulawesi Selatan. Sebuah pesawat ATR 400 milik maskapai Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan hilang kontak saat terbang dari Yogyakarta menuju Makassar, Sabtu (17/1/2026) siang.

Pesawat tersebut dilaporkan kehilangan komunikasi ketika bersiap menjalani prosedur pendaratan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sekitar pukul 13.17 Wita.

Data radar terakhir menunjukkan posisi pesawat berada di kawasan Leang-leang, Kabupaten Maros, wilayah dengan kontur perbukitan karst yang dikenal ekstrem.

Berdasarkan penelusuran pada laman planspotter.net, pesawat ATR tersebut tercatat disewa oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.

Informasi ini memperkuat dugaan bahwa penerbangan tersebut merupakan penerbangan khusus nonkomersial.

Dugaan tersebut kian menguat setelah adanya laporan dari seorang pendaki yang berada di kawasan Puncak Bulusaraung.

Dari lokasi tersebut, ditemukan serpihan yang diduga bagian dari badan pesawat. Pada salah satu kepingan, terlihat lambang Kementerian Kelautan dan Perikanan yang nyaris hangus terbakar, namun foto ini belum dikonfirmasi lebih lanjut.

Logi Kementerian kelautan dan Perikanan
Beredar foto logo Kementerian kelautan dan Perikanan yang ditemukan pendaki di puncak Bulusaraung, Maros, diduga kepingan pesawat, Sabtu (17/1/2026). Dok. Istimewa

Pesawat diketahui mengangkut 11 orang, terdiri dari delapan kru pesawat dan tiga penumpang.

Baca Juga: 
Foto Diduga Kepingan Pesawat ATR Beredar, Terkait Laporan Hilang Kontak di Maros

Hingga kini, belum ada kepastian mengenai kondisi seluruh penumpang maupun awak pesawat.

Menanggapi situasi darurat ini, Basarnas Makassar langsung mengaktifkan operasi pencarian.

esawatSulawesiPos.com — Kabar mengejutkan datang dari dunia penerbangan di Sulawesi Selatan. Sebuah pesawat ATR 400 milik maskapai Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan hilang kontak saat terbang dari Yogyakarta menuju Makassar, Sabtu (17/1/2026) siang.

Pesawat tersebut dilaporkan kehilangan komunikasi ketika bersiap menjalani prosedur pendaratan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sekitar pukul 13.17 Wita.

Data radar terakhir menunjukkan posisi pesawat berada di kawasan Leang-leang, Kabupaten Maros, wilayah dengan kontur perbukitan karst yang dikenal ekstrem.

Berdasarkan penelusuran pada laman planspotter.net, pesawat ATR tersebut tercatat disewa oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.

Informasi ini memperkuat dugaan bahwa penerbangan tersebut merupakan penerbangan khusus nonkomersial.

Dugaan tersebut kian menguat setelah adanya laporan dari seorang pendaki yang berada di kawasan Puncak Bulusaraung.

Dari lokasi tersebut, ditemukan serpihan yang diduga bagian dari badan pesawat. Pada salah satu kepingan, terlihat lambang Kementerian Kelautan dan Perikanan yang nyaris hangus terbakar, namun foto ini belum dikonfirmasi lebih lanjut.

Logi Kementerian kelautan dan Perikanan
Beredar foto logo Kementerian kelautan dan Perikanan yang ditemukan pendaki di puncak Bulusaraung, Maros, diduga kepingan pesawat, Sabtu (17/1/2026). Dok. Istimewa

Pesawat diketahui mengangkut 11 orang, terdiri dari delapan kru pesawat dan tiga penumpang.

Baca Juga: 
Prakiraan Cuaca Sulsel Hari Ini 9 Januari, Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

Hingga kini, belum ada kepastian mengenai kondisi seluruh penumpang maupun awak pesawat.

Menanggapi situasi darurat ini, Basarnas Makassar langsung mengaktifkan operasi pencarian.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/