27 C
Makassar
18 January 2026, 17:30 PM WITA

Hilirisasi Ayam Terintegrasi Nasional Mulai Digulirkan, Groundbreaking Digelar di 12 Daerah

Overview

  • Pemerintah mulai menggulirkan Program Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi sebagai bagian dari strategi nasional ketahanan pangan dan industrialisasi sektor peternakan.
  • Tahap I program ini mencakup groundbreaking di 12 kabupaten/kota pada 12 provinsi, dengan peluncuran nasional dijadwalkan pada 19 Januari 2026 di Gorontalo Utara.
  • Program ini mengintegrasikan peternakan, pabrik pakan, rumah potong unggas, hingga cold storage untuk memperkuat industri perunggasan berbasis peternak rakyat.

SulawesiPos.com – Pemerintah Indonesia mulai menggulirkan Program Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi sebagai bagian dari strategi nasional ketahanan pangan dan upaya industrialisasi sektor peternakan.

Pada tahap I, program ini menetapkan 12 lokasi kabupaten/kota di 12 provinsi sebagai calon titik pelaksanaan kegiatan groundbreaking yang menandai dimulainya pengembangan klaster perunggasan nasional.

Dua belas daerah tersebut meliputi:

  1. Kabupaten Gorontalo Utara di Provinsi Gorontalo
  2. Kabupaten Bone di Sulawesi Selatan
  3. Kabupaten Malang dan Kota Surabaya di Jawa Timur
  4. Kabupaten Lampung Selatan di Provinsi Lampung
  5. Kabupaten Sumbawa di Nusa Tenggara Barat
  6. Kabupaten Indragiri Hulu di Provinsi Riau
  7. Kabupaten Landak di Kalimantan Barat
  8. Kabupaten Kotawaringin Barat di Kalimantan Tengah
  9. Kabupaten Ogan Ilir di Sumatera Selatan
  10. Kabupaten Paser di Kalimantan Timur
  11. Kabupaten Sumba Timur di Nusa Tenggara Timur
  12. Kabupaten Merauke di Provinsi Papua Selatan.
Baca Juga: 
Hilirisasi Ayam di Bone: Sebulan Hasilkan 2 Juta Anak Ayam, Pakan 10.000 Ton, Rumah Potong 2.000 Ekor per Jam

Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi Nasional dijadwalkan akan diluncurkan secara resmi pada 19 Januari 2026.

Overview

  • Pemerintah mulai menggulirkan Program Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi sebagai bagian dari strategi nasional ketahanan pangan dan industrialisasi sektor peternakan.
  • Tahap I program ini mencakup groundbreaking di 12 kabupaten/kota pada 12 provinsi, dengan peluncuran nasional dijadwalkan pada 19 Januari 2026 di Gorontalo Utara.
  • Program ini mengintegrasikan peternakan, pabrik pakan, rumah potong unggas, hingga cold storage untuk memperkuat industri perunggasan berbasis peternak rakyat.

SulawesiPos.com – Pemerintah Indonesia mulai menggulirkan Program Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi sebagai bagian dari strategi nasional ketahanan pangan dan upaya industrialisasi sektor peternakan.

Pada tahap I, program ini menetapkan 12 lokasi kabupaten/kota di 12 provinsi sebagai calon titik pelaksanaan kegiatan groundbreaking yang menandai dimulainya pengembangan klaster perunggasan nasional.

Dua belas daerah tersebut meliputi:

  1. Kabupaten Gorontalo Utara di Provinsi Gorontalo
  2. Kabupaten Bone di Sulawesi Selatan
  3. Kabupaten Malang dan Kota Surabaya di Jawa Timur
  4. Kabupaten Lampung Selatan di Provinsi Lampung
  5. Kabupaten Sumbawa di Nusa Tenggara Barat
  6. Kabupaten Indragiri Hulu di Provinsi Riau
  7. Kabupaten Landak di Kalimantan Barat
  8. Kabupaten Kotawaringin Barat di Kalimantan Tengah
  9. Kabupaten Ogan Ilir di Sumatera Selatan
  10. Kabupaten Paser di Kalimantan Timur
  11. Kabupaten Sumba Timur di Nusa Tenggara Timur
  12. Kabupaten Merauke di Provinsi Papua Selatan.
Baca Juga: 
KPK Tetapkan Kepala KPP Madya dan Konsultan Pajak Sebagai Tersangka Hasil OTT di Lingkungan KPP Jakut

Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi Nasional dijadwalkan akan diluncurkan secara resmi pada 19 Januari 2026.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/