SulawesiPos.com – Yan Diomande disebut selangkah lagi bergabung dengan Real Madrid setelah rangkaian negosiasi transfernya bergerak cepat pada Senin, 27 Juli 2026.
Di tengah kabar besar itu, perhatian publik juga tertuju pada kisah masa kecil winger muda tersebut yang pernah menulis nama Cristiano Ronaldo dengan spidol hitam di jersey polos Manchester United karena keluarganya tidak mampu membeli seragam asli.
Cerita ini bukan cuma arah karier Diomande yang kini mengarah ke Santiago Bernabeu, tetapi juga jarak luar biasa antara titik awal hidupnya dan panggung yang sedang menunggunya.
Dari jersey polos tanpa nama dan lambang resmi, ia kini berada di ambang salah satu transfer paling besar dalam hidupnya.
Dalam kisah yang kembali ramai dibagikan Fabrizio Romano, Diomande mengenang hadiah ulang tahun pertamanya berupa jersey Manchester United polos.
Karena tidak sanggup membeli versi resmi dengan nama pemain, ia lalu mengambil spidol hitam dan menulis sendiri nama idolanya di bagian belakang kaus itu.
“Hadiah ulang tahun pertama saya adalah jersey Man United karena kami tidak mampu membeli yang tercetak nama asli, jadi itu benar-benar polos,” kata Diomande dalam kisah yang dikutip ulang Romano.
Ia lalu menambahkan tulisan Cristiano Ronaldo dan inisial versinya sendiri sebagai bentuk motivasi.
Bagi Diomande kecil, kaus itu bukan sekadar pakaian sepak bola, melainkan alat untuk menjaga mimpinya tetap hidup saat keadaan keluarga belum berpihak.
Dari Spidol Hitam ke Ambang Bernabeu
Diomande mengaku setiap kali mengenakan jersey tersebut, ia membayangkan dirinya sebagai Cristiano Ronaldo.
Imajinasi itu membuatnya ingin terus menggiring bola, melewati lawan, dan mencetak gol sebanyak mungkin.

