Overview:
- Presiden Prabowo melakukan kunjungan perdana ke IKN untuk membuktikan komitmen keberlanjutan proyek.
- Pemerintah menargetkan IKN resmi menjadi ibu kota politik pada 2028 dengan dukungan anggaran Rp100 triliun.
- DPR mendesak percepatan pemindahan ASN karena fasilitas rusun untuk 15.000 orang sudah siap dihuni.
SulawesiPos.com – Kunjungan perdana Presiden Prabowo Subianto ke Ibu Kota Nusantara (IKN) membawa misi penting. Kedatangan Beliau di Penajam Paser Utara secara otomatis membantah berbagai spekulasi miring.
Selama ini, banyak pihak meragukan komitmen pemerintah terhadap kelanjutan IKN.
Ketua Komisi II DPR RI, M. Rifqinizamy Karsayuda menyambut positif langkah tersebut.
Ia menilai kunjungan ini sangat krusial bagi citra proyek strategis nasional.
“Saya kira ini penting untuk menjawab spekulasi yang selama ini berkembang bahwa IKN ini semacam proyek yang mubazir,” ujar Rifqi di Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Kehadiran RI 1 di Kalimantan Timur disebut sebagai pesan politik yang sangat jelas.
Prabowo ingin menunjukkan bahwa IKN mendapat perhatian serius darinya.
Ini adalah sinyal kuat bagi seluruh elemen bangsa bahwa proyek ibu kota baru terus berjalan.
Politisi NasDem ini juga menjelaskan bahwa ini adalah pesan politik kedua dari Presiden.
Sebelumnya, dukungan formal muncul melalui Perpres No. 79/2025.

